Konblok warna-warni tampak menghiasi Taman Wana Winulang di Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, Jumat (20/1/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harian Jogja Hari Ini Edisi Minggu (22/1/2017)
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi meninjau persiapan land clearing pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di selatan Satradar Congot TNI AU, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Sabtu (21/1/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Sejumlah pelajar melakukan simulasi KPPS dalam training of trainer Pemilos di Ruang Utama Monjali, Selasa (26/7/2016) siang. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Warga Soropati, Hargotirto, Kokap berkumpul di tempat pengungsian, Dusun Clapar I, Hargowilis, Kokap, Kulonprogo, Kamis (19/1/2017). (Foto istimewa)
salah satu ruas JJLS di Gunungkidul (JIBI/Dok)
Persidangan gugatan atas nama Kasringah terkait ganti rugi bandara memasuki tahap pembuktian, Senin (8/8/2016). Selain Kasringah, masih ada 40 gugatan dengan permaslahan sejenis yang masuk ke Pengadilan Negeri Wates. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
-Seorang warga tampak berdiri di depan Stasiun Kedundang, Temon, Kulonprogo, Senin (29/8/2016). Stasiun tersebut rencananya diaktifkan kembali untuk mendukung adanya jalur alternatif menuju bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Sejumlah siswa SMK Ma'arif 1 Wates mengikuti program BUMN Mengajar yang diisi oleh General Manager Bandara Adisucipto, Kamis (22/9/2016).(Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Pencairan di Glagah 2 terlihat lengang dan hanya dihadiri oleh tim dari PT Angkasa Pura 1 dan pihak perbankan di Balai Desa Glagah, Senin (26/9/2016). Pencairan bagi penggarap PAG ditangguhkan sesuai dengan permintaan perangkat Desa Glagah hingga kejelasan kompensasi dari Puro Pakualaman diketahui. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi pencurian (Dok/Solopos)
Peserta bimbingan teknis (bimtek) terpadu bagi Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) melakukan simulasi pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara di Gedung Kaca, Wates, Kulonprogo, Rabu (18/1/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Dua mobil ambulans diserahkan ahli waris dari warga terdampak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) sebagai hibah untuk Pemkab Kulonprogo, Selasa (17/1/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi antraks (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengar penjelasan teknis kala menginspeksi pembangunan jalan tol Batang-Semarang, Senin (9/1/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Harviyan Perdana Putra)
Masterplan bandara baru Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo. (Istimewa)
Bencana longsor terjadi pada tebing setinggi 250 meter dan mengenai sebuah rumah di Dusun Soropati, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, Selasa (17/1/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi warga menyingkirkan timbunan tanah longsor. (JIBI/Solopos/Antara/Anis Efizudin)
Ilustrasi bursa kerja (Dok/Antara)
Ilustrasi wirausaha
Tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran lahan calon lokasi bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), tepatnya di Dusun Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Senin (22/2/2016). Sebelumnya, beberapa bidang lahan memang belum bisa terjangkau upaya pengukutan secara maksimal akibat adanya aksi penolakan warga.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Ekowisata Sungai Mudal di Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo, Sabtu (14/1/2017). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi warga menyingkirkan timbunan tanah longsor. (JIBI/Solopos/Antara/Anis Efizudin)


sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016), ¬†Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…