Berkaca dari Kasus Dokter yang Campur Sperma di Makanan, Apa Bahayanya Jika Tertelan?

Sperma mengandung banyak nutrisi dan mineral. Meski demikian, bisa juga menimbulkan dampak bagi kesehatan jika tertelan.

 Ilustrasi. (livescience.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi. (livescience.com)

Solopos.com, SOLO — Kasus seorang dokter mencampurkan spermanya ke makanan istri teman sendiri yang hidup satu atap di rumah kontrakan di Kota Semarang bikin geger.  Kasus ini dalam penyidikan Polda Jateng.

Dokter cabul berinisial DP tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 281 ayat 1 KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan atau tindak asusila. Pelaku DP yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di salah satu universitas di Semarang pun terancam hukuman penjara maksimal dua tahun 8 bulan.

Berita lengkapnya bisa Anda baca di sini.

Lantas, apakah berbahaya bila kita menelan sperma?

Menurut dokter Yan William dari Alodokter.com, cairan sperma telah diteliti komposisi di dalamnya. Ternyata sperma sangat banyak mengandung nutrisi dan mineral sehingga diduga dapat menimbulkan manfaat bila menelan cairan sperma.

Namun mengenai manfaat dari menelan cairan sperma sampai saat ini masih merupakan pro dan kontra. Menelan cairan sperma dapat menimbulkan efek negatif bila kondisi pria dalam keadaan tidak sehat karena memiliki penyakit menular seksual seperti gonore, klamidia, hepatitis B, hepatitis C, kutil kelamin, sifilis, herpes genital, dan sebagainya.

Penyakit Menular Seksual

Sementara menurut Sehatq.com dalam salah satu artikelnya menyebutkan sperma yang ditelan akan diproses oleh tubuh layaknya makanan biasa. Hal ini bisa berbahaya, apalagi kalau speram pria yang ditelan memiliki penyakit menular seksual. Sperma yang tertelan bisa menyebarkan penyakit menular seksual ke dalam tubuh.

Selain itu, beberapa orang akan menyadari bahwa mereka alergi terhadap sperma setelah menelannya. Kondisi ini dikenal dengan sebutan human seminal plasma hypersensitivity (HSP).Alergi sperma biasanya muncul 30 menit setelah seseorang menelan atau bersentuhan dengan sperma.Beberapa gejalanya meliputi:

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Teks atau Isi Sumpah Pemuda dan Sejarahnya 28 Oktober 1928

Berikut ini terdapat isi atau teks Sumpah Pemuda beserta sejarah singkatnya pada 28 Oktober 1928.

Aplikasi Signal Milik Korlantas Hilang dari Playstore, Ini Sebabnya

hilangnya aplikasi Signal dari Playstore bukan karena adanya sabotase pihak tertentu tetapi dimatikan sementara oleh Google.

Disebut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Ini Tanggapan Dirut Garuda

Dirut Garuda Indonesia enggan menanggapi isu yang dilontarkan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) yang menyebut dirinya berlibur menggunakan fasilitas kantor.

3 Bulan Rintis Bisnis, Mahasiswa Malah Terjerat Pinjol Ilegal Rp19 Juta

Untuk menutupi utang dari pinjol ilegal itu ia meminjam di tempat pinjol lainnya hingga mencapai 14 aplikasi dengan total pinjaman mencapai Rp19 juta.

Hore! BLT Subsidi Gaji Cair Lagi, Cek di Sini Siapa Tahu Namamu Masuk

BSU atau BLT subsidi gaji upah kembali cair untuk 1,7 juta penerima. Untuk mengeceknya kamu bisa melihatnya di sini!

Polisi Tembak Polisi: "Kamu Sudah Sering Saya Ingatkan!" Doooor...

Sebelum akhirnya menembak HT menggunakan senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara, pelaku dikatakan Hari, sempat menyampaikan sebuah kalimat yang berisi peringatan.

Jawa Tengah Siapkan Skenario Mencegah Gelombang Ketiga Covid-19

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sekarang sedang memperhitungkan secara saksama agar ancaman gelombang ketiga itu tidak terjadi.

Buntut Dana Kompensasi Sampah Tak Cair, Warga Buang Sampah di Kecamatan

Warga Kelurahan Cilowong menolak sampah dari Tangsel dibuang ke TPA Cilowong dan mengarahkan ke halaman kantor kelurahan dan kecamatan buntut dana kompensasi tak cair.

Ada Radikalisasi Pergerakan Perempuan di Balik Nama Besar Tan Malaka

Yang jarang didiskusikan adalah peran penting Tan Malaka melalui Persatuan Perjuangan memengaruhi organisasi pergerakan perempuan di Indonesia menjadi lebih berani dan lebih radikal.

Pelaku Eksibisionis di Kawasan Sudirman Terinspirasi dari Temannya

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap motif kasus tindakan asusila eksibisionis di kawasan Stasiun Sudirman Jakarta yang dilakukan, WYS, 23, karena melihat temannya.

UNS Canangkan FMIPA Jadi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Sebagai simbol pembangunan pencanangan zona integritas, Dekan FMIPA UNS menyerahkan dokumen pakta integritas yang telah ditandatangani kepada Rektor UNS.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Lombok, Polda NTB: Pembunuhan Berencana

Polda NTB menemukan unsur pembunuhan berencana pada kasus Brigadir Polisi Kepala MN, 38, menembak rekan kerjanya Brigadir Polisi Satu HT di Kabupaten Lombok Timur, Senin (25/10/2021).

Menko PMK: Tidak Ada Libur Cuti Bersama, Tidak Ada Cuti, Tidak Pulkam

Menteri Koordinator Bidang PMK, Muhadjir Effendy, melarang warga pulang kampung pada libur Nataru, memangkas cuti bersama, dan melarang ASN cuti.

Curang! 225 Peserta SKD CPNS di 9 Lokasi Ini Didiskualifikasi

Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo, akan mendiskualifikasi 225 peserta yang terlibat kecurangan SKD CPNS di 9 lokasi seleksi.

Bagi Kaum Muda ”Istimewa” Pandemi adalah Peluang

Kaum muda yang mampu mengambil keuntungan dari yang terjadi atau mendapatkan pijakan dalam pemulihan ekonomi cenderung yang berpendidikan, mereka mudah beradaptasi dalam pekerjaan bersistem jarak jauh.

10 Berita Terpopuler: Apa Kabar UMR Provinsi Jateng 2022?

Kabar upah minimum regional (UMR) provinsi alias UMP Jateng 2022 diprediksi naik menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (27/10/2021).