Capaian Vaksinasi Di Bantul Dinilai Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Dinkes Bantul beralasan jika Bantul bukanlah pilot projek vaksinasi di DIY seperti Kota Jogja dan Sleman?.

 Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk warga Bantul. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk warga Bantul. (Istimewa)

Solopos.com, BANTUL — Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul akhirnya angkat bicara terkait pernyataan dari Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie yang mengatakan capain vaksinasi di Bantul masih rendah.

Disebutkan capaian vaksinasi di Bantul baru 54,9 persen untuk dosis pertama dan 23,9 persen untuk dosis ke dua. Dinkes Bantul pun beralasan jika Bantul bukanlah pilot projek vaksinasi di DIY seperti Kota Jogja dan Sleman?.

“Karena Kota Jogja dan Sleman kan ditunjuk sebagai daerah penyangga. Sehingga kick off vaksinasi lebih dahulu dibandingkan Bantul. Apalagi, pasokan vaksin di Kota Jogja dan Sleman juga lebih banyak dibandingkan Bantul,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Pengumumam, Di Jogja Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Selain itu Abed menilai jika belum tentu warga yang divaksinasi oleh Dinkes Kota Jogja sesuai dengan Nomor Induk Penduduk (NIK) Kota Jogja.

“Karena capaian 177 persen itu pasti banyak. Bisa saja NIK yang telah divaksin merupakan warga luar Kota Jogja,” jelasnya.

Menurut Abed, saat ini capaian vaksinasi di Bantul telah mencapai 62,77 persen atau 481.482 sasaran untuk dosis pertama. Sedangkan untuk suntikan dosis ke dua mencapai 32,22 persen atau 247.120 sasaran atau orang.

Baca juga: Kebijakan Ganjil Genap Objek Wisata Bantul Dievaluasi

“Saat ini, kami juga terus mempercepat vaksinasi untuk mengejar target 100 persen warga tervaksin. Harapannya bulan depan sudah tervaksin semua,” ujar Abed seperti dikutip dari Harian Jogja jaringan Solopos.com.

Ketua Komisi D, DPRD Bantul, Enggar Surya Jatmiko mengatakan percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh Pemkab Bantul. Salah satunya dengan mengalihkan tenaga kesehatan untuk membantu percepatan vaksinasi.

“Dengan langkah ini kami berharap agar target vaksinasi segera tercapai,” harapnya.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.