Indonesia Kaya Sumber Pangan Lokal Bergizi Tinggi, Kok Masih Ada Stunting?

Ketersediaan sumber pangan lokal yang beraneka ragam bisa dimanfaatkan untuk mencegah stunting di Tanah Air.

 Petugas Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Solo bersama Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD), memberikan penjelasan kepada ibu muda yang baru saja melahirkan saat Sosialisasi Program KB Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kartopuran, Jayengan, Serengan, Solo, Jumat (10/9/2021). Dalam sosialisasi yang menyasar ibu muda pasca melahirkan tersebut petugas menyampaikan pentingnya mengatur jarak kehamilan untuk mengurangi risiko keguguran, ibu meninggal dunia saat melahirkan, dan stunting atau tengkes pada anak. (Espos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Petugas Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Solo bersama Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD), memberikan penjelasan kepada ibu muda yang baru saja melahirkan saat Sosialisasi Program KB Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kartopuran, Jayengan, Serengan, Solo, Jumat (10/9/2021). Dalam sosialisasi yang menyasar ibu muda pasca melahirkan tersebut petugas menyampaikan pentingnya mengatur jarak kehamilan untuk mengurangi risiko keguguran, ibu meninggal dunia saat melahirkan, dan stunting atau tengkes pada anak. (Espos/Nicolous Irawan)

Kasus stunting akibat kurang gizi atau kurangnya asupan makanan dengan gizi cukup masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia. Padahal ketersediaan sumber pangan lokal yang beraneka ragam bisa dimanfaatkan untuk mencegah stunting di Tanah Air. Namun untuk mempopulerkannya butuh terobosan-terobosan agar pangan lokal jangan sampai hilang dari daftar menu keluarga harian.

Kekayaan pangan lokal ini semua lantaran tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia. Data Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menunjukkan Indonesia memiliki 77 jenis sumber karbohidrat, 389 jenis buah-buahan, dan 75 jenis sumber protein. Selain itu, masih ada 228 jenis sayuran, 26 jenis kacang-kacangan, 110 jenis rempah dan bumbu dan 40 jenis bahan minuman.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

AHHA PS Pati Kalah Lagi, Reaksi Atta Halilintar di Luar Dugaan

Klub AHHA PS Pati atau PSG Pati kembali menelan kekalahan melawan PSIM Jogja dalam laga lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Selasa.

Usai Raih Emas PON, Mustakim Klaten Ingin Bantu Ortu Bertani di Sawah

Aktivitas yang dijalani Mustakim usai meraih emas di PON ialah ingin membantu orang tua bertani di sawah dan beternak.

Bupati Pastikan Atlet Klaten Peraih Medali PON XX Papua Dapat Tali Asih

KONI Klaten sudah menyiapkan dana tali asih itu masing-masing Rp12,5 juta untuk peraih medali emas, Rp7,5 juta untuk peraih perak, dan Rp5 juta untuk peraih perunggu. 

Waduh, Gibran Pergoki Siswa SD Solo Keluyuran Beli Es Kapal Seusai PTM

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku memergoki siswa SD keluyuran dan jajan es kapal sepulang PTM di sekolah.

Ketemu Atta Halilintar Seusai Laga PSG Pati Vs PSIM, Gibran Bilang Gini

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ketemu Atta Halilintar seusai pertandingan AHHA PS Pati vs PSIM Jogja di Stadion Manahan Solo, Selasa.

Wow, Eks Pelatih AC Milan Academy Jabat Direktur Teknik Persis Solo

Misha Radovic merupakan eks pelatih kepala AC Milan Academy pada 2009 silam.

Mustakim Klaten Ternyata Pernah Batal Ikut Seleksi Polisi Karena Ini

Kakak Mustakim membenarkan adiknya yang meraih emas di PON pernah berniat mendaftar menjadi polisi, namun, dia urung ikut seleksi lantaran ada satu syarat yang belum bsia dipenuhi kala itu.

Dituding Tiduri Anak Tersangka, Kapolsek Cabul Dicopot!

Tak hanya dicopot, Kapolsek I Dewa Gede juga terancam masuk penjara atas perbuatan tercela yang dituduhkan kepadanya.

12 Desa Komitmen Lindungi Habitat Burung Hantu di Sungai Pusur Klaten

Komitmen tersebut tertuang dalam penandatangan komitmen bersama di Ruang C2 Sekretariat Daerah Klaten.

Wanita Sragen Jadi Penagih Pinjol Pakai Konten Porno, Gajinya Rp3 Juta

Seorang wanita asal Sragen diketahui bekerja sebagai penagih di perusahaan pinjol ilegal di Jogja yang menagih utang dengan mengedit konten porno peminjam.

Penipuan Arisan Online Rp300 Juta Terbongkar, Ibu-Ibu Mojolaban Diciduk

Aparat Polres Sukoharjo menangkap ibu rumah tangga asal Cangkol, Mojolaban, berinisial ASR, yang melakukan penipuan berkedok arisan online.

Pinjol Ilegal Bunga Rp100.000/Hari, Nagih Pakai Foto Porno

Perusahaan pinjaman online ilegal di Jogja terbongkar, bunganya mencapai Rp100.000 per hari.

Prihatin, Korban Pencabulan Mantan Kapolsek Parigi Kerap Pingsan

Iptu I Dewa Gede Nurate dicopot dari jabatan Kapolsek Parigi karena diduga memperkosa S, putri dari seorang tersangka kasus pencurian ternak.

Banyak Penggemar, Polisi "Koboi" Jacklyn Choppers Dimutasi

Jakaria dikenal dengan nama panggilan Jacklyn Choppers (Jack) adalah anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Resmi Bercerai, Stefan William Wajib Nafkahi Anak Rp30 Juta per Bulan

Majelis hakim memutus dengan verstek karena pihak Stefan William selaku pihak tergugat tak pernah datang untuk menghadiri sidang.

Terungkap, Kronologi Pelajar SMP Meninggal Tertimpa Pohon di Sragen

Kronologi pelajar SMP asal Sragen meninggal dunia setelah tertimpa pohon saat berkendara di jalan diungkapkan Kasi Humas Polres Sragen.