Dijuluki Predator, Benarkah Ikan Toman Seperti di Waduk Mulur Lebih Ganas dari Piranha?

Apakah ikan Toman yang dijuluki sebagai predator lebih ganas dari Piranha?

 Ikan toman yang ditemukan di Trucuk, Klaten, dekat penemuan terowongan kuno. (detik.com)

SOLOPOS.COM - Ikan toman yang ditemukan di Trucuk, Klaten, dekat penemuan terowongan kuno. (detik.com)

Solopos.com, SUKOHARJO — Ikan Toman yang ditemukan di Waduk Mulur, Sukoharjo, Jawa Tengah, dijuluki sebagai ikan predator. Konon, ikan ini lebih ganas daripada Piranha. Benarkah demikian?

Ikan buas dari suku ikan gabus ini konon sudah lama menghuni Waduk Mulur. Ayong, 36, petani ikan Waduk Mulur, Bendosari, kerap mendapatkan ikan predator dengan ukuran 7,5 kilogram (kg).

Lantas, mengapa ikan Toman disebut sebagai predator?

Baca juga: 10 Mahasiswa UNS Solo Ditangkap Polisi, Ternyata Gegara Ini

Peneliti ikan asal Wonogiri, Jawa Tengah, Rikho Jerikho, mengatakan ikan Toman yang bernama latin Channa micropeltes merupakan jenis predator. Dia menyebut persebaran ikan tersebut masih belum jelas.

Beberapa sumber menyebut ikan yang satu ini merupakan ikan asli Indonesia. Namun, Rikho mengatakan asal-usul ikan Toman belum jelas.

“Persebarannya di Asia Tenggara, kalau di Indonesia kemungkinan di Sundaland. Tapi masih harus diperdalam lagi risetnya,” jelasnya saat dihubungi Solopos.com, Senin (13/9/2021).

Pemuda 26 tahun yang tercatat sebagai alumnus program studi Manajemen Sumberdaya Perairan Institut Pertanian Bogor itu mengatakana da banyak temuan ikan toman di Waduk Cirata, Jatiluhur, Rawa Pening, hingga Waduk Mulur di Sukoharjo.

Baca juga: Heboh Ikan Toman Si Predator Ditemukan di Klaten & Sukoharjo, Ini Asal-Usulnya

Apakah ikan Toman lebih ganas dari Piranha?

Rikho mengatakan, mengukur skala keganasan ikan predator bukan hal mudah karena tidak ada parameter khusus yang menjadi patokan. Rikho mengatakan bahwa Toman dan Piranha sama-sama jenis predator, namun perbedaannya ikan Toman tidak hidup bergerombol seperti Piranha saat dewasa.

Selain itu ukuran ikan Toman bisa lebih besar dari Piranha dengan ukuran mencapai 70-100 cm dengan bobot lebih dari 15 kilogram.

“Mungkin dari ukurannya yang lebih besar dari piranha yang mengakibatkan persepsi masyarakat menganggap ikan Toman lebih ganas,” tandasnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pesan Bupati Yuni ke Warga Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak henti-hentinya mengingatkan warga agar tak abai terhadap protokol kesehatan.

Rajin Patroli Prokes, Tim Gabungan Weru Sukoharjo: Warga Jangan Lengah!

Tim gabungan di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, tetap rajin melakukan patroli penerapan protokol kesehatan.

Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Solo Padat Merayap

Arus lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Solo terpantau padat merayap saat libur akhir pekan.

Sopir Minibus Rombongan Guru SD Demak yang Ngglondor Tak Tahu Medan

Sopir minibus yang ngglondir di tanjakan Desa Girilayu, Matesih, Karanganyar, hanya mengandalkan Google Maps.

Minibus yang Terguling di Karanganyar Ternyata Bawa Rombongan Guru SD

Minibus yang ngglondor di Matesih, Karanganyar, mengangkut rombongan guru SD asal Demak yang beranggotakan 14 orang.

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.