Tutup Iklan

Disokong Belasan Donatur, Warung Makan Gratis di Kalikotes Klaten Eksis Saat Pandemi

Setiap hari, warung makan gratis ini selalu didatangi sedikitnya 20 orang dari kaum marginal untuk memperoleh makanan siap santap secara gratis.

 Ilustrasi makanan (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi makanan (Freepik)

Solopos.com, KLATEN — Paguyuban Bersinar mendirikan warung makan gratis di Perumahan Griyatama Lestari Gemblegan, Kalikotes, Klaten, untuk melayani warga yang membutuhkan. Warung ini buka mulai pukul 10.00 WIB.

Pencetus warung makan gratis di Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, yakni Titik Purwanti, kepada Solopos.com, Selasa (14/9/2021), warung makan gratis tetap memberikan pelayanan ke warga di tengah pandemi Covid-19.

Setiap hari, lanjut dia, warung makan gratis ini selalu didatangi sedikitnya 20 orang dari kaum marginal untuk memperoleh makanan siap santap secara gratis. Menurutnya, pengunjung warung makan gratis diminta tetap menaati protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Siasat Pandai Besi Segaran Delanggu Beralih ke Mesin Tempa Gegara Minim Tenaga Kerja

“Mereka yang datang ke sini, tukang batu, penjual keliling, pedagang dawet, dan lainnya. Mereka tak hanya dari Kalikotes, tapi ada yang dari Wedi, Ceper, dan Bayat,” jelasnya

Lebih lanjut, Titik Purwanti mengatakan menu makanan yang disajikan warung makan gratis selalu bervariasi dari hari ke hari. Dengan cara seperti itu, pengunjung tidak jenuh saat ke warung makan gratis.

Setiap harinya, pengelola warung makan gratis mampu mengolah beras 3 kg-4 kg per hari. “Lauk yang kami berikan standar. Setiap hari pasti ada telur, tahu, atau pun tempe,” jelasnya.

Baca juga: Pernah Sumbang Kasus Tertinggi, Jogonalan Klaten Kini Terbebas dari Covid-19

Titik menerangkan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Darurat diterapkan di Klaten beberapa waktu lalu, pihaknya sempat menutup warung makan gratis.

“Setelah itu sampai sekarang, warung makan gratis ini selalu dibuka. Bagi pengunjung yang datang ke sini syaratnya harus tetap prokes,” katanya.

Sebagai informasi, Paguyuban Bersinar merupakan sebuah WhatsApp Group (WAG) yang berdiri sekitar September 2020. Sebulan kemudian, paguyuban ini mendirikan warung makan gratis di Gemblegan, tepatnya 10 Oktober 2020.

Bermanfaat Bagi Warga

Titik Purwanti mengatakan donatur yang rutin menyuplai logistik untuk warung makan gratis di Kalikotes mencapai 10-13 orang. Diharapkan, eksistensi warung gratis akan terus mendapatkan tempat di sanubari warga di waktu mendatang.

“Semoga, ini akan menjadi pahala bagi para donatur dan semua yang terlibat dalam warung makan gratis. Mengingat keberadaan warung gratis sangat bermanfaat bagi warga, kami akan tetap membuka warung gratis, baik ada pandemi Covid-19 atau pun tidak. Semoga, pandemi Covid-19 di Klaten segera sirna,” katanya.

Baca juga: Belum Ketemu, Ini Penampilan Terakhir Perempuan Juwiring Klaten Sebelum Hilang

Pada bagian lain, Tim Ahli Satgas PP Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, meminta kepada seluruh warga di Kabupaten Bersinar agar selalu disiplin menaati prokes meski kasus Covid-19 sudah melandai dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami berharap semuanya ikut proaktif untuk selalu menekan kasus Covid-19. Pakai masker wajib dilakukan. Lebih baik lagi masker dobel,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

320 Petani Milenial Klaten Diusulkan Ikut Pelatihan di Kementan

Pemkab Klaten mengusulkan ratusan petani milenial yang umurnya di bawah 40 tahun ikut pelatihan dari Kementerian Pertanian.

Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Tak Sanggup, Pengelola Serahkan Rusunawa Begalon I ke Wali Kota Solo

Pengelola Rusunawa Begalon I Solo menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut ke Wali Kota Solo karena sudah tidak sanggup.

Populasi Kucing Jalanan Soloraya Naik saat Pandemi Corona, Mau Adopsi?

Pegiat komunitas pencinta kucing, Rudimeong, mengajak masyarakat untuk mengadopsi kucing jalanan ketimbang membeli.

Sebelum Terbakar, Pasar Janglot Sragen Pernah Hampir Direvitalisasi

Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang terbakar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari pernah hampir direvitalisasi beberapa tahun lalu.

Sudah Ada PJU, Warga Karangasem Sukoharjo Tak Perlu Takut Keluar Malam

Belasan lampu PJU bertenaga surya kini menerangi jalan Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, bantuan dari Kementerian ESDM.

Pertandingan Pembuka Liga 2 di Stadion Manahan Solo Dijaga 350 Polisi

Pertandingan pembuka kejuaraan sepak bola Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Minggu sore, dijaga ratusan aparat kepolisian.

Brankas Berisi Rp300 Juta Selamat dari Kebakaran Pasar Janglot Sragen

Brankas berisi uang Rp300 juta selamat dari kebakaran Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang menghanguskan puluhan kios dan los.

Unik! Ada Ormas Bernama Polokendho di Soloraya, Apa Saja Kegiatannya?

Organisasi kemasyarakatan atau ormas di Soloraya ini punya nama unik yakni Polokendho, anggotanya dari berbagai latar belakang profesi dan pekerjaan.

Innalillahi, Warga Solo Meninggal Mendadak Saat Piknik di Karangpandan

Warga Sangkrah, Solo, meninggal dunia secara mendadak saat hendak makan sambil menikmati pemandangan di Karangpandan, Karanganyar.

Polisi Ungkap Cara Pengedaran Upal Boyolali, Dijual hingga Modus Klenik

Pengedaran upal oleh komplotan yang tertangkap di Mojosongo, Boyolali, dilakukan dengan beberapa cara salah satunya modus klenik.

Penganut Hindu Klaten Minta Bangunan Tol Solo-Jogja Tak Tutupi Yoni

Penganut Hindu di Klaten meminta agar bangunan tol Solo-Jogja tak berada tempat di atas atau menutup yoni di tengah sawah Keprabon.

4 Jam Api Membara, Puluhan Los-Kios Pasar Janglot Sragen Jadi Arang

Kebakaran yang berlangsung selama empat jam menghanguskan puluhan los dan kios di Pasar Janglot, Kecamatan Tangen, Sragen.

Ada DPC PDIP di Jateng Dukung Ganjar, Ini Komentar Wawali Solo

Wawali Solo Teguh Prakoso yang juga Sekretaris DPC PDIP Solo menanggapi ihwal dukung mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Selain Bhre-Paundra, Sosok Ini Dinilai Layak Pimpin Mangkunegaran Solo

Selain Bhre dan Paundra yang merupakan putra Mangkunagoro IX, ada sosok lain yang dianggap layak memimpin Pura Mangkunegaran Solo.