Dor! Pencuri Puluhan Kambing di Gunungkidul Ditangkap

Empat orang pelaku pencurian puluhan kambing di Gunungkidulditangkap Jajaran Kepolisian Polres Gunungkidul.

 Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah (kanan) menunjukan barang bukti yang digunakan pelaku pencurian, di Polres Gunungkidul, Kamis (9/9/2021). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)

SOLOPOS.COM - Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah (kanan) menunjukan barang bukti yang digunakan pelaku pencurian, di Polres Gunungkidul, Kamis (9/9/2021). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — Empat orang pelaku pencurian puluhan kambing di Gunungkidul ditangkap Jajaran Kepolisian Polres Gunungkidul. Tiga orang terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas, karena sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengungkapkan penangkapan bermula pada laporan dari masyarakat, yang kehilangan hewan ternaknya. Pada medio April hingga Agustus 2021 setidaknya ada enam laporan yang diterima Polsek Semanu, Polsek Karangmojo, Polsek Wonosari, Polsek Playen, Polsek Ponjong, dan Polsek Paliyan.

“Berangkat dari laporan tersebut kami memburu pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut. Pada Kamis 26 Agustus 2021, kami mendapatkan informasi keberadaan pencuri kambing di beberapa lokasi,” ujar AKBP Aditya, saat konferensi pers, di Polres Gunungkidul, Kamis (9/9).

Baca juga: Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa Srigading, Kejari Bantul Periksa Saksi

Tim Polres Gunungkidul, bergerak dan berhasil menangkap satu pencuri kambing, SGY,34, warga Kalurahan (kelurahan) Wiladeg, Kapanewon (kecamatan) Karangmojo di Sedayu. Kemudian AZ,40, warga Lendah, Kulonprogo yang diamankan di Getas, Playen. Kemudian, AW,28 warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, ditangkap di Ponjong. Serta TW,59, sebagai penadah warga Prambanan, Klaten berhasil dibekuk di Prambanan.

Dari pengakuan pelaku, diperoleh informasi, komplotan pencuri kambing ini telah melakukan aksi di 82 titik yang tersebar di Gunungkidul. Rincian diantarnaya di Karangmojo 25 lokasi, Ponjong 4 lokasi, Playen 10 lokasi. Lalu Wonosari 18 lokasi, Semanu 19 lokasi, dan Paliyan 6 lokasi.

“Total kambing yang dicuri mencapai 84 ekor, jadi satu lokasi ada yang dua ekor,” ujarnya.

Baca juga: Pelaku Pencurian di SDN 2 Pucanganom Gunungkidul Mantan Siswa

Hukuman Pencuri Kambing Gunungkidul

AKBP Aditya menjelaskan modus operandi yang digunakan pelaku pencurian, yaitu memotong tali ikatan kambing dengan pisau cutter. Kemudian memasukan kambing dalam karung. Keempat orang itu dalam menjalankan aksi, biasanya membagi tugas. Hasil dari pencurian tersebut biasanya mereka jual di Pasar di wilayah Gunungkidul dan di Prambanan.

Salah satu pelaku SGY,34, mengaku menjual kambing tersebut dengan harga bervariasi. Untuk betina ada yang dijual antara Rp500.000-Rp800.000. Sementara untuk kambing jantan antara Rp1 juta-Rp1,6 juta. “Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar SGY.

Selain menahan empat pencuri kambing tersebut, Polres Gunungkidul juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya barang bukti sepeda motor. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan hukuman paling lama 9 tahun penjara.

 

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.