Epidemiolog Kaget Kasus Corona RI Bisa Turun Cepat

Pandu sendiri mengaku kaget dengan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa turun dengan cepat.

 Dosen Statistik Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono. (Bisnis-Nancy Junita)

SOLOPOS.COM - Dosen Statistik Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono. (Bisnis-Nancy Junita)

Solopos.com, JAKARTA — Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengaku kaget kasus Covid-19 di Indonesia bisa turun dengan cepat.

Ia mengapresiasi kinerja pemerintah Indonesia dalam hal menangani pandemi Covis-19 yang dinilainya berhasil.

“Kunci kesuksesan penanganan COVID-19 adalah koordinasi dan komunikasi intens antara pusat dan daerah,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (26/9/2021).

Berkat PPKM

Pandu Riono menilai turunnya angka penyebaran Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali tidak lepas dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel.

“Secara bertahap saran-saran dilakukan dan PPKM diganti levelnya supaya memberikan efek psikologis,” ujar Pandu.

Baca Juga: Kepuasan Publik Atas Kinerja Jokowi Menurun, Ini Angkanya 

Ia mengatakan PPKM berkemungkinan bisa berlangsung lama karena suatu saat bisa saja level PPKM dipertahankan di level 1. Tujuannya, supaya bisa menekan pandemi Covid-19.

“Level 1 itu seperti penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap kegiatan, dan semua harus sudah vaksin,” ujarnya.

Jangan Lengah

Pandu sendiri mengaku kaget dengan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa turun dengan cepat.

Oleh karena itu, tidak heran jika negara-negara lain juga mengapresiasi kinerja pemerintah Indonesia dalam menangani corona.

Kendati demikian, Pandu mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk tidak terlena dengan kondisi pandemi saat ini.

Sebab, masa seperti saat ini harus dimanfaatkan untuk terus berbenah guna meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat.

“Jangan lengah. Kita alami lonjakan kedua karena masuknya varian Delta di bulan Juli. Karena itu, masyarakat harus tetap waspada supaya tidak terjadi lonjakan ketiga,” kata dia.

Puas

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, menunjukkan bahwa masyarakat di Tanah Air puas dengan kinerja pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

Dalam survei tersebut responden ditanyakan terkait kepuasan masyarakat dengan kinerja Presiden Joko Widodo menangani pandemi Covid-19.

Hasilnya, sangat puas sebesar 4,8 persen, cukup puas 57 persen, kurang puas 31 persen, dan tidak puas sama sekali 2,9 persen.

“Mayoritas responden mengaku puas atau sangat puas dengan kerja Presiden dalam menangani Covid-19 sebesar 57 persen. Tingkat kepuasan tidak berubah dalam dua bulan terakhir,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Pemisahan

Salah satu kebijakan yang dinilai berhasil menekan angka penularan Covid-19 adalah pemisahan penerapan PPKM Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali.

PPKM Jawa-Bali dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Sedangkan untuk luar Jawa-Bali tetap dipimpin oleh Ketua Komite Pananganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Seperti diketahui, sejumlah lembaga dunia mengapresiasi pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Ini Kata Direktur Indikator Politik 

Selain Bank Dunia, universitas ternama di Amerika Serikat Johns Hopkins University menyebut penanganan corona di Tanah Air menjadi salah satu yang terbaik di tataran global.

Johns Hopkins University mengapresiasi Indonesia karena mampu menurunkan angka kasus hingga minus 58 persen dalam kurun waktu dua pekan.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga dinilai berhasil memulihkan ekonomi Indonesia dengan baik bersamaan dengan penanganan pandemi yang melanda dunia.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Putri Gus Dur Usut Kakek-Kakek Pemulung Dihajar Warga

Mengutip keterangan akun Instagram @kabarnegri, kakek pemulung itu dikerumuni warga karena dituding mencuri dompet.

Heboh Ajaran Eksklusif LDII, Begini Kabar Terbarunya

Tudingan itu antara lain tentang ajaran LDII yang mengkafirkan orang Islam dari kelompok lain, pernikahan harus dengan sesama jemaah LDII, serta orang lain salat di masjid LDII harus dicuci lagi. 

Miris, Ayah di Lampung Diduga Cabuli 3 Anak

Perbuatan cabul ayah terhadap tiga anaknya ini terungkap setelah ada laporan dari paman korban.

Rentetan Teror Aceh, Prajurit TNI Tewas Ditembak Orang Misterius

Insiden penembakan terjadi di Jalan Lhok Krincong Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh pada Kamis (28/10/2021) sekitar pukul 17.15 WIB.

Terbongkar Praktik Prostitusi Anak di Bawah Umur di Bali

Praktik prostitusi melalui media sosial yang mempekerjakan anak di bawah umur berhasil dibongkar aparat kepolisian di Tabanan, Bali

Sejarah Hari Ini : 29 Oktober 2018, Lion Air Jatuh di Perairan Karawang

Berbagai peristiwa terjadi pada 29 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya terkait musibah pesawat Lion Air jatuh di Karawang.

Duh Indonesia, Dana Bedah Rumah Rp20 Miliar Dipakai Bancaan

Perkara ini bermula ketika ditemukan ada kejanggalan terkait bantuan keuangan khusus untuk bedah rumah.

Selamat! 2.850 Anggota Polri Terima Penghargaan dari Kapolri

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah memberikan penghargaan kepada 2.850 anggota Polri atas pengabdian dan dedikasinya dalam bertugas.

Bukti Pidana Ditemukan, Kapan Rachel Vennya Tersangka?

Menurut Kabid Humas, tim penyidik Polda Metro Jaya menemukan ada unsur tindak pidana yang diduga telah dilanggar oleh Rachel Vennya.

Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 di Rusia Meningkat, Moskow Lockdown

Penguncian atau lockdown secara sebagian di Moskow diterapkan menjelang penutupan tempat kerja berskala nasional selama sepekan mulai 30 Oktober.

Amerika Serikat Terbitkan Paspor Pertama untuk Gender-X

Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) pada Rabu (27/10/2021) mengumumkan perilisan paspor dengan tanda gender-X. 

Mantap! 116,62 Juta Orang Indonesia Sudah Vaksinasi Dosis Pertama

Penduduk Indonesia yang telah menerima vaksinasi dosis pertama hingga Kamis (28/10/2021) siang sudah mencapai 116,62 juta.

Putri Mako Jadi Rakyat Biasa, Bikin Paspor akan Tinggal di AS

Putri Mako dari Kekaisaran Jepang resmi menjadi rakyat jelata seusai menikahi sang pujaan hati bernama Kei Komuro.

Mantan Orang Kepercayaan Susi Pudjiastuti Ditahan Kejagung

Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengemukakan Syahril telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Salemba.

Bocah Madura Jadi Miliarder di Arab Saudi, Punya Koleksi Mobil Mewah

Farid, miliarder cilik berusia 8 tahun keturunan Madura mendapat warisan dari ayahnya di Arab Saudi.