Epidemiolog UI Ingatkan Ivermectin Bukan Permen

Epidemiolog Universitas Indonesia atau UI Pandu Riono mengaku kecewa dan cemas menghadapi situasi di Indonesia karena Ivermectin.

 Dosen Statistik Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono. (Bisnis-Nancy Junita)

SOLOPOS.COM - Dosen Statistik Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono. (Bisnis-Nancy Junita)

Solopos.com, JAKARTA — Ivermectin kondang dan viral alias menyebar bak virus. Epidemiolog Universitas Indonesia atau UI Pandu Riono mengaku kecewa dan cemas menghadapi situasi di Indonesia karena Ivermectin.

Obat yang berstatus sebagai obat cacing itu marak didistribusikan kepada masyarakat Indonesia sebagai obat terapi Covid-19. Padahal, efektifitas dari obat tersebut belum terbukti.

Baca Juga: Solo Uji Coba Jaringan 5G Telkomsel setelah Jakarta

“Ivermectin ini statusnya masih menjadi obat cacing dari BPOM. Uji klinik masih dalam tahap pengembangan belum dapat izin resmi jika obat ini mutlak sebagai obat Covid-19. Ini adalah obat keras, saya kecewa pada penjabat publik yang bagi-bagi Ivermectin seperti permen,” ujarnya secara virtual pada acara konferensi pers yang diadakan oleh BPOM, Jumat (2/7 2021).

Epidemiolog UI itu menilai Ivermectin tidak bisa dibagikan begitu saja sebagai obat Covid-19. Hal ini karena belum ada yang tahu dosis pasti dan indikasinya secara pasti. Jika tanpa pengawasan medis, obat itu justru berbahaya karena pemberiannya tidak tepat.

Menurutnya, obat ini seperti dijadikan komersial bagi beberapa pihak. Bahkan orang yang punya pengaruh di Indonesia seperti turut mempromosikan menggunakan obat tersebut sebagai terapi Covid-19.

Bermanfaat Namun Berbahaya

Bagi Pandu, obat ini seperti pisau bermata dua. Pada satu sisi Ivermectin memang bermanfaat, namun satu sisi akan berbahaya jika diberikan tidak dalam dosis tepat sebagai obat Covid-19.

Di tengah riset yang belum jelas apakah Ivermectin memang mujarab bagi Covid-19, hendaknya masyarakat lebih skeptis untuk tidak percaya begitu saja. “Indonesia jangan mudah percaya begitu saja. Kita harus berkaca pada India yang muncul fenomena jamur hitam karena menyalahgunakan steroid,” tutupnya Pandu.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos


Berita Terkait

Berita Terkini

Keren! Bocah 15 Tahun Ini Bisa Mainkan Musik DJ dan Wayang Bersamaan

Meski berumur 15 tahun, Lionel pandai bermain piringan hitam dan mampu mengombinasikan dengan permianan wayang.

Inil Bacaan Doa Saat Ziarah Kubur dan Tata Caranya

Inilah doa yang dipanjatkan ketika berziarah kubur lengkap dengan arti dan tata caranya.

Hari Pangan Sedunia 2021: Sudah Tepatkah Kita Memperlakukan Pangan?

Peringatan Hari Pangan Sedunia bertujuan untuk mempromosikan kesadaran dan tindakan global terhadap kelaparan serta untuk menyoroti perlunya memastikan pola makan yang sehat untuk semua.

Hari Pangan Sedunia 2021, Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Indonesia

Selama ini aktivitas manusia dalam mencapai ketahanan pangan sering menurunkan atau menghancurkan habitat alami dan berkontribusi pada kepunahan spesies.

Usia Seks Anak Makin Maju, Beri Pendidikan Seks Sesuai Usia Anak

Majunya usia anak yang melakukan seks tersebut, disebabkan oleh kurangnya edukasi mengenai hubungan seks dan kesehatan reproduksi pada anak.

Mengenal Jenis-Jenis Lensa Kontak, Manakah yang Paling Baik?

Penggunaan lensa kontak saat ini bukan hanya sebatas sebagai alat bantu penglihatan, melainkan juga sudah seperti bagian dari fashion.

6 Makanan Ini Membantu Perkembangan Otak Anak

Ada sejumlah makanan yang tepat dapat membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fungsi otak anak Anda.

Efek Pandemi Covid-19, Kasus Tuberkulosis Naik Lagi

WHO memaparkan bahwa kemajuan dalam pemberantasan penyakit TBC telah menjadi lebih buruk karena meningkatnya jumlah kasus yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati.

Punya Cicilan Utang KPR atau Pinjol? Ini Trik Bijak Melunasinya

Kita bisa menerapkan salah satu dari dua trik jitu supaya bisa cepat dapat melunasi utang atau cicilan yaitu menggunakan metode debt snowball atau debt stacking.

Mengenal Penyebab Kanker Usus Seperti Diidap Pelawak Qomar

Penyebab utama di balik kedua jenis kanker usus ini adalah mutasi gen.

Viral Kisah Sedih Pria Hidupi Istri ODGJ, Netizen Sindir Baim Wong

Video perjuangan pria menafkahi istrinya yang ODGJ itu kemudian viral di media sosial dan ada netizen yang mengaitkan dengan Baim Wong yang kini ramai diperbincangkan.

90 Karya Seni Rupa Semarakkan Pameran Lentik/Lenting ISI Surakarta

Pameran Lentik/Lenting adalah gagasan untuk melihat lentiknya potensi pengetahuan seni tradisi dengan segenap ciri artistik dan estetiknya, serta potensinya untuk melenting.

15 Oktober Hari Cuci Tangan Sedunia, Tak Hanya untuk Cegah Covid-19

Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia ini pertama dicetuskan oleh Global Handwashing Partnership pada tahun 2008.

Cara Mudah Membeli dan Menggunakan Meterai Elektronik alias E-Meterai

Berikut ini terdapat cara mudah membeli dan menggunakan meterai elektronik alias e-meterai di pos.e-meterai.co.id.

Ini Bacaan Doa Agar Usaha dan Rezeki Lancar

Berikut bacaan doa yang bisa dilafalkan setiap hari agar usaha dan rezeki dilancarkan atas izin-Nya.

Agar Anak Tidak Jadi Penakut, Ajarkan Doa Ini!

Berikut ini terdapat doa yang bisa orang tua ajarkan kepada si kecil agar anak tidak jadi penakut. Lengkap dengan latin dan artinya.