Excelsa, Kopi “Tumbal” Kopi dari Ampel Boyolali

Excelsa, jenis kopi dari varietas dewevrei yang punya riwayat dijadikan tumbal kopi robusta dan arabika dari serangan hama.

Solopos.com, BOYOLALI – Mengenal Excelsa, kopi dari varietas dewevrei yang dulunya dijadikan tumbal untuk kopir robusta dan arabika dari serangan hama. Kopi ini bisa ditemui dan dinikmati di daerah Ampel, Boyolali.

Sebagai informasi, varietas dewevrei sduah masuk ke Indonesia sejak abad ke-17. Kopi Excelsa ini kerap dijadikan tumbal agar kopi robusta dan arabika tak terjamah hama.

Baca Juga: KULINER BOYOLALI : Rica-Rica Mbok Usrek, Rp5.000 Pedasnya Nampol

Di Banyuanyar, Ampel, atau di kaki Gunung Merbabu ini, Excelsa dulunya dikenal dengan sebutan kopi Nangka. Sebutan ini muncul karena ukuran biji kopi yang lebih besar.

Excelsa juga memiliki aroma nangka atau ada juga yang menyebut aroma mirip pisang masak rebus. Pamor kopi ini naik sejak 2014. Di Banyuanyar, kopi ini menjadi komoditas unggulan.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Angker Gedung Tua Bekas Mes Arseto Solo Versi Penjaga

Mendengar kesaksian penjaga gedung tua bekas Mes Arseto Solo.

Ratusan Mahasiswa Ikuti Aksi Solidaritas Korban Diklat Menwa UNS Solo

Seratusan mahasiswa mengikuti aksi solidaritas atas meninggalnya mahasiswa di saat mengikuti Diklat Menwa UNS Solo.

Disayangkan, Mahasiswa UNS Solo Meninggal Usai Ikuti Diklat Menwa

Kasus meninggalnya mahasiswa UNS setelah mengikuti pendidikan latihan Resimen Mahawsiswa atau Menwa UNS Solo.

Ayam Krispi di Sragen Makin Tipis, Ternyata Ini Penyebabnya

Penjual ayam krispi di Sragen kurangi porsi karena harus menyesuaikan dengan harga minyak goreng.

BEM SI Gelar Aksi di Slamet Riyadi, Ada yang Salfok Sama Polwan Ini?

Aksi bagi air minum kemasan dan permen oleh Polwan Polresta Solo mewarnai aksi demonstrasi para mahasiswa di Jl Slamet Riyadi.

3 Jam Setelah Berontak, Sapi Suparmin Dievakuasi dalam Kondisi Mati

Baru dibeli, sapi di Boyolali berontak dan pergi berujung kecebur sumur dan dievakuasi dalam kondisi sudah mati.

Para Pria Penunggang Sapi Sambangi Alun-alun Keraton Solo

Para penunggang sapi sambangi Alun-alun Keraton Solo.

Berhasil Bawa Medali Emas PON, Pesilat Klaten Bakal Urus Ternak

Peraih medali emas PON Papua asal Klaten berencana istirahat dan urus ternak sembari menunggu seleksi nasional SEA Games Vietnam.

Kasus Atap Masjid Ambrol Uji Kemampuan Matematika Kapolres Sukoharjo

Hitungan teknis Kapolres Sukoharjo terhadap insiden ambrolnya atap serambi Masjid Al Furqon Nguter.

Ribuan Warga Antre Vaksin di Benteng Vastenburg Solo

Ribuan warga antre daftar ulang vaksin di halaman Benteng Vastenburg, Solo.

Berburu Madu di Kaki Gunung Lawu, Bagaimana Caranya?

Kisah warga Jetis, Sragen, pemburu madu hutan di Kaki Gunung Lawu.

Disuntik Dana Rp400 Juta, Begini Jadinya Wisata Bukit Sidoguro Klaten

Penampakan Bukit Sidoguro, Bayat, Klaten, sejak digelontor dana Rp400 juta.

Brang-Brong Naik Motor di Sukoharjo, Siap-Siap Kenalpot Dimusnahkan

Seratusan kenalpot brong dimusnahkan jajaran Satlantas Polres Sukoharjo

VIDEO: Pernyataan Lengkap FX Rudy Tanggapi Istilah "Kader Celeng"

Pernyataan lengkap Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo tanggapi istilah 'Kader Celeng'.

Tanpa Komando, Pasukan Pemburu Ikan Serbu Saluran Dam Colo

Warga serbu saluran air Dam Colo, Sukoharjo, untuk memburu ikan di saat saluran ditutup untuk pemeliharaan irigasi.

Wisata Candi Cetho Sudah Dibuka, Catat Syarat Masuknya

Bukti telah mendapat vaksin menjadi syarat masuk objek wisata Candi Cetho, Karanganyar.