Gibran: Random Testing di Solo Lanjut, Klaster PTM Harus Diselidiki

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan random testing swab antigen di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bakal terus dilakukan.

 Ilustrasi PTM SD dan SMP (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi PTM SD dan SMP (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan random testing swab antigen di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bakal terus dilakukan.

Hingga Jumat (24/9/2021), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum menemukan satupun pelajar maupun guru yang reaktif. Kendati begitu, ia meminta sekolah waspada mengingat makin banyaknya laporan temuan klaster sekolah.

“Pokoknya secara acak, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Sejauh ini masih aman, meski tetap waspada karena di daerah lain banyak muncul klaster sekolah,” kata dia, seusai menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR di Balai Kota, Jumat siang.

Baca Juga: Tak Punya HP untuk Aplikasi PeduliLindungi, Pedagang Pasar Klewer Solo Pasrah

Metode Paling Aman

Wakil Ketua Komisi X, Agustina Wilujeng Pramestuti, meminta munculnya klaster Covid-19 di sekolah tak dipukul rata di semua daerah.

“Jangan sampai ada temuan di satu daerah, kemudian daerah lain kena imbas. Semua PTM di banyak daerah lalu dibatalkan. PTM itu penting dicoba karena sudah 1,5 tahun anak-anak kehilangan momen pembelajaran. Anak-anak usia emas saat orangtuanya bekerja, siapa yang mengajari mereka. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak seefektif PTM,” kata dia.

Pelaksanaan PTM terbatas harus diujicoba dengan menerapkan metode teraman agar anak tetap bisa belajar di tengah Pandemi Covid-19. Seluruh komponen sekolah dan orangtua siswa harus bersama-sama mencegah munculnya klaster sekolah.

Baca Juga: Solopos Salurkan 100 Paket Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan di sekolah wajib tersedia. Apabila sekolah memiliki anggaran terbatas, kerja bakti siswa juga bisa dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekolah.

“Selain itu, mengebut vaksinasi pelajar. Saat ini memang baru usia 12 tahun ke atas, dan bisa jadi dalam waktu dekat bisa sampai 5 tahun ke atas. Ini kan sedang diteliti. Untuk mempercepat, jadi tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah daerah karena anggarannya terbatas. TNI/Polri maupun pihak swasta bisa dilibatkan,” papar Agustina.

Baca Juga: Kupas Tuntas Tema Populer Kesehatan dari Studio RS JIH Solo

Pakar patologi klinik, Tonang Dwi Ardiyanto, meminta semua pihak tak terburu menyalahkan. Dalam laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dilaporkan bahwa catatan kasus baru semakin rendah, dan positivitas rate sudah di bawah 2%, bahkan 1%. Itulah yang menjadi dasar pelaksanaan PTM.

“Maka ketika ada laporan terjadi klaster pada PTM, kita harus jernih: kalau memang sekolah nekat membuka PTM tanpa rekomendasi dari Pemda setempat, itu jelas salah. Tapi sebagian sangat besar sekali, sekolah berani memulai PTM tentu dasarnya dua, rekomendasi dari Pemda setempat dan persetujuan orang tua,” kata dia, lewat pesan WhatsApp, Jumat.

Pihak sekolah dan orang tua mendasarkan keputusannya pada pasokan data dan kebijakan pemerintah pusat dan Pemda. Sekolah dan orangtua tidak memiliki data apapun selain data dari pemerintah dalam membuat keputusan bersedia tidaknya memulai PTM.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sabar Dulu, Pengumuman Hasil Ujian SKD CPNS Sukoharjo Tunggu Ini

Ujian SKD CPNS Sukoharjo sudah selesai dilaksanakan, namun terkait jadwal pengumuman masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia pusat.

Siap-siap! Ada Pemadaman Listrik di Boyolali Hari Ini (16/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Ini daerah yang terdampak.

Aturan Baru! Jagong dan Berwisata di Sukoharjo Syaratnya Sudah Vaksin

Pemkab Sukoharjo mensyaratkan wajib sudah divaksin bagi warga yang hendak menggelar dan menghadiri hajatan serta masuk ke tempat wisata.

Pemadaman Listrik Solo Hari Ini (16/10/2021), Daerahmu Terdampak?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Keraton Solo Ditegur Kemendikbud, Gibran: Dirjen Cipta Karya Sudah Cek

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah membahas rencana revitalisasi Keraton Solo dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Ratusan Suporter PSS Sleman Dicegat Masuk Solo, 150 Motor Ditahan

Aparat Polresta Solo berhasil mencegah sekitar 900 suporter PSS Sleman yang hendak masuk Kota Solo saat klub sepak bola tersebut bertanding di Stadion Manahan Solo, Jumat malam.

Ramai Banteng Vs Celeng di PDIP, Dencis: Jangan Sak Karepe Dewe!

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Denny Nurcahyanto alias Dencis mengomentari polemik banteng vs celeng yang belakangan memanas di internal parpol tersebut.

Minim, Bantuan Subsidi Bunga Pinjaman UMKM Sukoharjo Baru Terserap 15%

Serapan bantuan subsidi bunga pinjaman modal UMKM yang digulirkan Pemkab Sukoharjo untuk mendorong pemulihan ekonomi hingga Oktober ini baru mencapai 15%.

Rombongan Suporter asal Jogja Lintasi Colomadu, Sempat Bikin Macet

Rombongan konvoi suporter asal Jogja sempat bikin macet saat melintas di Colomadu, Karanganyar, dalam perjalanan pulang dari Solo.

Kisah Sukarelawan Klaten, Tak Panik Saat Tahu Terpapar Covid-19

Sukarelawan BPBD Klaten justru terang-terangan memberitahukan ke beberapa orang yang telah ditemuinya bahwa dirinya sedang terpapar virus corona, sejak beberapa hari terakhir.

BPR BKK Wonogiri Laba Capai Rp8,5 Miliar

Dari hasil usaha 2021 ini diproyeksikan dapat memberikan deviden bagi dua pemegang saham, yakni Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri pada 2022 mendatang total senilai Rp4,639 miliar.

Walah, Polemik Banteng Vs Celeng PDIP Disebut Hanya Setingan

Polemik di internal PDIP hingga memunculkan narasi banteng vs celeng belakangan ini disebut hanya setingan untuk menaikkan popularitas Ganjar dan PDIP.

BPS Kaji Dampak Pandemi Terhadap Pelaku Usaha

Survei ini menjadi sarana mendapatkan informasi kondisi kegiatan usaha terkini.

Terdampak Tol Solo-Jogja, Lahan Kas Desa di Klaten Malah Bertambah

Jumlah total lahan pengganti yang bisa didapatkan panitia desa setempat mencapai 32 bidang atau sekitar 72.000 meter persegi.

Siap-Siap Pedagang Boleh Berjualan Lagi di Alun-Alun Wonogiri

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan pelonggaran ini untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.