Hari ke-11 SGS 2021, Pasar Tradisional Sumbang Transaksi Rp49 Miliar

Pasar tradisional Kota Solo menyumbang Rp49 miliar transaksi hingga hari ke-11 penyelenggaraan Solo Great Sale atau SGS 2021.

 Tangkapan layar video promosi Solo Great Sale 2021 (sologreatsale.com)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar video promosi Solo Great Sale 2021 (sologreatsale.com)

Solopos.com, SOLO — Pasar tradisional Kota Solo telah menyumbang transaksi senilai Rp49 miliar hingga hari ke-11 penyelenggaraan Solo Great Sale atau SGS 2021, Senin (11/10/2021). Panitia berharap warga yang bertransaksi di pasar tradisional Solo dapat memanfaatkan program SGS 2021.

Pasar tradisional saat ini masuk lima besar kategori merchant peserta SGS 2021 yang membukukan transaksi terbanyak. Berdasarkan data panitia SGS 2021, Senin (11/10/2021), nilai total transaksi di pasar tradisional telah mencapai sekitar Rp49 miliar.

Sedangkan total transaksi yang tercatat selama pelaksanaan SGS 2021 dari berbagai kategori merchant sudah sekitar Rp120 miliar. Meski begitu, panitia SGS 2021 mengajak semua warga masyarakat yang melakukan transaksi di pasar tradisional bisa memasukkan data transaksinya supaya bisa ditukar dengan poin SGS.

Baca Juga: Kader PDIP Pro Ganjar Disebut Celeng, ini Artinya Menurut Akademisi

Ketua Panitia SGS 2021, M Farid Sunarto, berharap peran pembeli di pasar tradisional ke depan lebih meningkat dalam hal penukaran poin. Menurutnya, saat ini panitia bekerja sama dengan pengelola pasar telah menyiapkan pos penukaran poin di setuap pasar tradisional Kota Solo.

“Kendala mereka mungkin ada yang tidak membawa gadget, tidak membawa KTP, dan sebagainya. Kami akan bantu transaksinya di pos penukaran poinnya yang sudah kami siapkan,” katanya, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Cerita Pelaku UMKM Solo Sukses Tembus Pasar Ekspor lewat Kampus Shopee

Pada sisi lain, panitia juga terus melakukan sosialisasi kepada kepala pasar dan jajarannya agar lebih intensif dalam memberikan edukasi ke pedagang dan pembeli. “Sebab, merchant kalau di pasar ramai juga tidak sempat mengarahkan pembeli menginput transaksi,” katanya.

Berdasarkan data merchant pada aplikasi Solo Sale Go, jumlah merchant kategori Pasar Tradisional, Shelter Kuliner, dan Pasar Ikan totalnya 14.733 merchant. Jumlah tersebut terdiri dari merchant di 40 pasar tradisional dan merchant di tujuh selter kuliner.

Solo Great Sale 2021 yang dibuka pada 1 Oktober lalu di Stadion Manahan Solo akan berlangsung sampai 30 Oktober 2021 atau selama sebulan penuh. Masyarakat bisa berbelanja melalui aplikasi Solo Sale Go.


Berita Terkait

Berita Terkini

PKR Ingin Ramaikan Pemilu 2024, KPU Solo Jelaskan Syarat-Syaratnya

Ketua KPU Solo Nurul Sutarti menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi Partai Kedaulatan Rakyat atau PKR jika ingin ikut meramaikan Pemilu 2024.

Kasus Menwa UNS Solo, BEM SV: Evaluasi Jangan sampai Ancam UKM Lain

BEM SV UNS Solo meminta agar evaluasi menyeluruh terhadap unit kegiatan mahasiswa atau UKM sebagai dampak kasus Menwa tidak mengancam UKM lain.

Gibran Soroti Ramainya Pengunjung Objek Wisata Solo Saat Akhir Pekan

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta pengelola objek wisata menerapkan strategi untuk mencegah kerumunan saat pengunjung membeludak.

Karanganyar akan Ada 2 PT, Terbaru Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah

Kabupaten Karanganyar akan memiliki dua universitas dalam waktu dekat, terbaru universitas yang cukup besar milik Persyarikatan Muhammadiyah yakni Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah.

Ngaku Tak Kenal Tuntas Subagyo, Gibran Komentar Begini soal PKR

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku tak kenal Tuntas Subagyo, Ketua Tikus Pithi Hanata Baris yang mengusung Bajo di Pilkada 2020.

Megah! Kantor DPC PDIP Solo bakal Dibangun 4 Lantai

DPC PDIP Solo akan merobohkan bangunan kantor mereka saat ini dan menggantikan dengan gedung berlantai empat di lahan yang sama.

Satlantas Sukoharjo Bentuk Kelompok Sadar Lalu Lintas, Apa Tugasnya?

Satlantas Polres Sukoharjo memberikan pelatihan dan membentuk kelompok sadar tertib lalu lintas kepada para supeltas dan driver ojek ojol.

Komitmen dan Kesetiaan Sahabat Kawal Kasus Gilang Mahasiswa UNS Solo

Para sahabat Gilang Endi Saputra berkomitmen mengawal kasus mahasiswa UNS Solo yang meninggal saat mengikuti diklat Menwa, Minggu (24/10/2021).

Percepat Digitalisasi, Tawangsari Boyolali Punya 1.400 Pengguna QRIS

 Jumlah itu menyumbangan sekitar 7,36 persen dari total pengguna QRIS di Boyolali yang mencapai 19.000 pengguna.

Ini yang Pemkab Sragen Lakukan Atasi Covid-19 sehingga Diapresiasi BNPB

Bupati Sragen mengklaim melakukan inovasi luar biasa dalam mempercepat program vaksinasi Covid-19.

Jadi Desa Digital, Tawangsari Pertama Gunakan QRIS di Boyolali

Butuh pendekatan khusus agar masyarakat mau beralih ke transaksi non tunai.

Sragen Masuk 30 Besar Anugerah Tangguh Adhiwarsana BNPB, Apa Itu?

Penanganan pandemi Covid-19 di Sragen mendapat apresiasi dari BNPB.

Soal Tuntutan Pembubaran Menwa, Ini Tanggapan Konas Menwa Indonesia

Kepala Staf Konas Menwa Indonesia menanggapi banyaknya tuntutan pembubaran Menwa menyusul kasus dugaan kekerasan terhadap salah satu peserta diklat di UNS Solo.

Gugatan Ditolak PTUN, Praja Ajukan Banding Soal Masa Kerja Perdes

Praja Sragen akan mengajukan banding atas ditolaknya gugatan mereka oleh PTUN Semarang terkait pemangkasan masa kerja perangkat desa.

Desa Tawangsari Boyolali Deklarasikan Diri sebagai Desa Digital

Digitalisasi ini terlihat dari perubahan transaksi perdagangan di desa itu yang semula tunai kini menjadi nontunai.