Hati-Hati, Penipuan Investasi Ilegal Masih Marak Via SMS dan Grup Perpesanan, Kenali Modusnya

Penipuan berkedok penawaran investasi kepada masyarakat melalui pesan singkat atau grup percakapan masih marak. Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut menduplikasi dan mencatut atau mengatasnamakan penyelenggara fintech berizin untuk mengelabui masyarakat.

 (koinworks.com)

SOLOPOS.COM - (koinworks.com)

Solopos.com, JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) memperingatkan masih maraknya penipuan berkedok penawaran investasi kepada masyarakat melalui pesan singkat. Wakil Ketua Umum I Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Karaniya Dharmasaputra mengatakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut menduplikasi dan mencatut atau mengatasnamakan penyelenggara fintech berizin untuk mengelabui masyarakat.

Dampak ulah penipuan ini sangat merugikan. Pada April 2021, OJK mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp114,9 triliun sejak 2011—2020. Tindakan penipuan ini juga tentu saja sangat merugikan penyelenggara fintech yang telah berizin. “Kami melihat ujung pangkal [penipuan] di era fintech yang makin besar, literasi dan edukasi masih jadi pekerjaan rumah untuk semua karena banyak masyarakat yang belum paham sehingga mudah untuk ditipu oleh akun palsu dan bodong yang mengatasnamakan sebagai pemain fintech resmi,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

UMR Jateng 2022 Diprediksi Naik, Jadi Berapa?

UMR Jateng 2022 diprediksi naik sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem penentuan upah.

Tanah Dibeli 37 M2 untuk Tol Solo-Jogja, Warga Klaten Tolak Jual Sawah

Penolakan tersebut lantaran tim pengadaan jalan tol Solo-Jogja hanya akan membeli sawah seluas 37 meter persegi dari total 2.500 meter persegi yang dimiliki warga di Manjungan.

Tips Hindari Teror Debt Collector Pinjol ala Bos Jasa Penagihan Solo

Bos perusahaan jasa penagihan Solo Giyatno membagikan tips cara agar terhindar dari teror debt collector pinjol yang dikenal kerap melakukan intimidasi.

Terkuak! Mahasiswa UNS Peserta Diklat Menwa Terima Pukulan di Kepala

Polisi menduga penyebab kematian mahasiswa UNS, Gilang Endi Saputra, peserta Diklat Menwa akibat terkena pukulan di bagian kepala.

Bekuk PSCS Cilacap, Persis Solo Puncaki Klasemen Grup C Liga 2

Persis Solo menggeser PSCS Cilacap di papan klasemen Grup C Liga 2. Persis kini memuncaki klasemen setelah mampu mengalahkan PSCS, Selasa (26/10/2021) sore.

Sepak Terjang Mata Elang Yang Kerap Ditakuti di Dunia Penagihan Solo

Selain debt collector, ada juga mata elang atau matel dalam dunia penagihan utang di Kota Solo. Meski sama-sama menagih, tugas mereka memiliki perbedaan.

Korban Pemukulan Kapolres Nunukan Diproses, Diduga Viralkan Video

Korban pemukulan Kapolres Nunukan, Kaltara, Brigadir SL, akan diproses pelanggaran kode etik karena diduga menyebarkan video penganiayaan tersebut sehingga viral di media sosial.

Ingin Hindari Tabrakan, Bus Rela Seruduk Toko Mebel di Kalijambe Sragen

Diduga karena ingin menghindari tabrakan dengan kendaraan lain, bus Rela malah menabrak toko mebel di Dukuh Pilangsari, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (26/10/2021) pagi.

LIVE PSCS Cilacap vs Persis Solo: Laga Berakhir, Persis Menang 2-0

Persis Solo menghadapi tantangan PSCS Cilacap dalam lanjutan babak penyisihan Grup C Liga 2 musim ini.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama, Buya Yahya: Murtad Berkhianat

Buya Yahya menyebut orang yang murtad atau keluar dari Islam seperti halnya Sukmawati Soekarnoputri telah berkhianat kepada Allah.

Hati-Hati, ODGJ yang Lukai Warga Sragen dengan Sabit Masih Berkeliaran

Hingga kini, polisi masih memburu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang melukai dua warga Sambungmacan, Sragen, dengan sabit di kawasan Mahbang, Sambungmacan, Sragen, pada Senin (25/10/2021) petang.

Bawa Rp650 Miliar, Tim Pembebasan Tol Solo-Jogja Datangi Ngawen Klaten

Anggaran Rp650 miliar untuk membebaskan lahan tol Solo-Jogja di sembilan desa di Kecamatan Ngawen.

Tempati Juru Kunci, HWFC Bakal Datangkan Pemain Eks Liga 1

Hizbul Wathan Football Club (HWFC) menutup putaran pertama sebagai juru kunci klasemen Grup C Liga 2 setelah kalah 1-4 dari PSG Pati.

Sadis! Maman Dikubur Hidup-Hidup di Kaki Gunung

Kisah tragis dialami seorang pria bernama Maman yang dikubur hidup-hidup di kaki Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat.

Motif & Pengakuan Pria Bunuh Calon Istri di Hutan Angker Grobogan

Pria yang tega membunuh calon istrinya dan membuang mayat korban di hutan angker Grobogan mengaku sakit hati karena dibandingkan dengan pria lain.

Banyak Anak Muda Terjebak Bekerja di Perusahaan Pinjol Ilegal

Perusahaan pinjaman online ilegal terus berkembang karena semakin banyak orang ingin meminjam uang secara instan dan prosesnya sangat mudah.