Jelang Uji Coba PTM, Vaksinasi Pelajar SMP Terus Dikebut

Vaksinasi pelajar adalah salah satu upaya Pemkab Bantul untuk mendukung uji coba tatap muka sekolah agar orang tua siswa nyaman dan tenang.

 
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo memantau pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret pada Jumat (17/9).(Harian Jogja/Catur Dwi Janati)

SOLOPOS.COM - Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo memantau pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret pada Jumat (17/9).(Harian Jogja/Catur Dwi Janati)

Solopos.com, BANTUL — Ribuan pelajar SMP sederajat di Bantul menjalani vaksinasi menjelang uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Tercatat tiga Kapanewon (Kecamatan) di Bantul menggelar vaksinasi pelajar pekan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko pada Jumat (17/9/2021) menyampaikan bila pekan ini vaksinasi pelajar digelar di tiga lokasi. Yakni Pleret, Imogiri, dan Sedayu. Vaksinasi bertempat di salah satu sekolah dalam wilayah kapanewon tersebut dengan sasaran pelajar dari berbagai sekolah. SMP 2 Pleret misalnya, lokasi tersebut digunakan vaksinasi untuk pelajar dari tujuh sekolah di Kapanewon Pleret

“Alhamdulillah pada hari ini dilakukan vaksinasi di tiga lokasi untuk pelajar. Pertama di Kapanewon Imogiri, di sana ada lima sekolah dengan target 2000 peserta. Kemudian di Kapanewon Pleret ada tujuh sekolah baik SMP maupun MTS targetnya 2300 siswa. Satu lagi di Sedayu, SMP 1 dan 2 serta swasta targetnya 1200 siswa,” terangnya.

Baca juga: Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Dalam waktu dekat ini Isdarmoko berharap pelaksanaan vaksinasi bisa maksimal. “Karena pak Gubernur mengehendaki 80 persen itu baru bisa tatap muka. Itu baru kita ngejar terus. Makanya satu hari bisa terjadi dua hinggatiga lokasi kita lakukan vaksinasi,” tandasnya.

Isdarmoko menargetkan capaian vaksinasi pelajar SMP bisa sampai 30 persen pekan ini. “Kemudian nanti minggu depan harapannya ini bisa lebih maksimal lagi. Kita memang targetnya nanti bisa di atas 50 persen dan terus berjalan sampai akhir September. Harapannya bisa 100 persen,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo yang meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret menuturkan bahwa Pemkab Bantul akan terus berupaya mencari sumber vaksin. Agar vaksinasi bisa dilaksanaan terus menerus. Vaksinasi pelajar yang dilakukan di SMP 2 Pleret merupakan vaksinasi kerja sama dengan Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Di Bantul, Ada Kelurahan yang Diklaim Sudah Mencapai Kekebalan Kelompok

Upaya Vaksinasi Pelajar di Bantul

“Hari ini dari 824.000 masyarakat Bantul yang harus divaksin, kita baru dapat memvaksin sekitar 59 persen. Cita-cita kita semuanya bisa mencapai 75 sampai 80 persen. Baru lah bila bisa mencapai itu herd immunity akan kita dapatkan,” tuturnya.

Vaksinasi pelajar disebutkan Joko adalah salah satu upaya Pemkab Bantul untuk mendukung uji coba tatap muka sekolah. “Sebelum tatap muka, murid-murid SMP harus divaksin dulu. Kita vaksin dulu supaya semua orang tua wali murid nyaman, tenang. Anak-anakku mau tatap muka sudah divaksin. Kedua anak-anak yang sekolah tenang dan nyaman, semangat,” tandasnya.

“Vaksin ini ketika sudah dilaksanakan, kula nyuwun titip kepada adik-adik pelajar semua. Menjaga dan wajib disiplin protokol kesehatan. Tidak boleh setelah divaksin, terus kemudian tidak melaksanakan prokes,” pungkasnya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.