Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

 Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Selasa (3/11/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

SOLOPOS.COM - Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Selasa (3/11/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2). Tersangka korupsi itu merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Nanik Kushartanti, mengatakan tersangka kasus korupsi ini berinisial HD yang merupakan pegawai Bapenda. Tetapi saat ini HD sudah pensiun. Kala itu, HD merupakan petugas pemungut PBB-P2 di wilayah Kecamatan Gemarang.

Dalam kasus korupsi PBB-P2 ini, kata dia, HD melakukan korupsi sejak 2016 hingga 2019. HD tidak menyetorkan uang pajak yang telah dibayarkan masyarakat ke bank. Uang negara yang diembat HD mencapai Rp89 juta. Uang itu digunakan untuk kebutuhan pribadi tersangka.

Baca juga: Salah Kaprah, Pasangan Kekasih di Madiun Justru Kompak Dalangi Pencurian

“Tersangka HD sudah resmi ditahan. Tersangka dititipkan di rumah tahanan Polres Madiun. Tersangka ditahan mulai Kamis [23/9/2021] sampai 12 Oktober 2021,” kata dia, Jumat (24/9/2021).

Nanik menuturkan tersangka HD ditahan karena dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. Selain itu, tersangka HD pun dinyatakan dalam kondisi sehat sehingga layak untuk ditahan.

Baca juga: 3 Tahun Pimpin Kabupaten Madiun, Ini Pencapaian Kaji Mbing-Hari Wuryanto

Selain tersangka HD, kata dia, sebenarnya Kejari juga memanggil tersangka lain berinisial JS. JS juga merupakan PNS di Bapenda Kabupaten Madiun. Dalam pemanggilan itu, tersangka JS mangkir. Alasannya, JS dalam kondisi sakit dan perlu melakukan tes swab.

Meski demikian, Kejari secepatnya akan memanggil JS. Tersangka JS ini diduga korupsi setoran PBB P-2 senilai Rp150 juta selama tahun 2020.

Lebih lanjut, untuk tersangka HD telah mengembalikan uang kerugian negara senilai Rp30 juta. Kejari pun telah menyita uang tersebut.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Janda Madiun Ditemukan Meninggal Pendarahan di Telinga, Pembunuhan?

Seorang janda ditemukan meninggal di rumahnya, Kabupaten Madiun, Minggu (24/10/2021) dengan kondisi pendarahan di telinga sehingga keluarga meminta autopsi karena curiga.

Tercebur Sumur 12 Meter, ODGJ Perempuan di Ponorogo Selamat

Warga Ponorogo berstatus ODGJ ditemukan tercebur di sumur belakang rumahnya pada Minggu (24/10/2021) sore itu berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.

Belum Sempat Balap Liar, 30 Motor Ini Disita Warok Polres Ponorogo

Tim Speed Warok Satlantas Polres Ponorogo menyita 30 unit sepeda motor yang akan digunakan untuk balap liar pada Minggu (24/10/2021) dini hari.

Solar di Madiun Langka, Curhat Petani Terancam Gagal Panen

Petani di Kabupaten Madiun khawatir tidak panen karena sulit mendapatkan solar untuk mengairi sawah.

Tak Kuat Nanjak, Mobil Mewah Terjun ke Jurang Ponorogo

Mobil mewah BMW X5 mengalami kecelakaan dengan terjun ke jurang di Jalan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Peringatan Hari Santri di Madiun, Upacara Hingga Bersepeda Bersama

Hari Santri Nasional tahun 2021 diperingati dengan cara bersepeda bersama di Kota Madiun, Sabtu (23/10/2021).

Berikut Daftar 5 Kampus Swasta Paling Favorit di Surabaya

Sejumlah kampus perguruan tinggi swasta di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menjadi favorit karena memiliki kualitas akademik yang tak kalah dengan perguruan tinggi negeri.

Desa Jutawan di Madiun, Warga Bisa Beli Mobil Berkat Porang

Muncul desa-desa jutawan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur karena warganya memiliki penghasilan jutaan rupiah dari menanam porang.

Ziarah ke Makam Bung Karno, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharani, melakukan ziarah ke Makam Bung Karno dan melakukan kegiatan bersih-bersih.

Tinggal di Kandang Kambing, Guru Honorer di Ngawi Digaji Rp300.000

Guru honorer di Ngawi, Jawa Timur (Jatim), yang tinggal satu rumah dengan kandang kambing setiap bulannya mendapat gaji Rp300.000 dari mengajar siswa SD.

Kisah Sedih Guru Honorer di Ngawi, Tinggal Seatap dengan 6 Ekor Kambing

Kisah sedih kali ini berasal dari seorang guru honorer di sebuah SD negeri di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim) yang tinggal di kandang kambing.

Tahu Hal Ini, Calon Investor Pengolah Sampah TPA Winongo Mundur Teratur

Sejumlah calon investor pengolah sampah di TPA Winongo, Kota Madiun, disebut hanya ingin mencari untuk tanpa niat mengolah sampah.

Wuss! Kubah Masjid Terbang Kena Angin Kencang

Sebuah kubah masjid di Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro terbang diterjang angin kencang.

Tidak Tes DNA, Kasus Pengusaha Sragen Hamili Gadis Madiun Dilimpahkan

Polres Madiun Kota tidak melakukan tes DNA, tetapi langsung melimpahkan kasus penculikan dan pencabulan anak melibatkan pengusaha Kabupaten Sragen ke kejari setempat.

Ini Penampakan Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya Usai Digerebek Polisi

Polisi tidak memasang garis polisi pada bangunan kantor pinjol ilegal di Surabaya yang digerebek Kamis (21/10/2021).