Kembalikan Ekosistem, Ribuan Benih ikan Ditebar di Sejumlah Sungai di Karanganyar

BPBD Karanganyar bersama Jasa Tirta Solo menebar sedikitnya 3.000 benih ikan di sejumlah sungai di Karanganyar.

 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar menebar benih di sejumlah sungai di Karanganyar Sabtu (25/9/2021). (Istimewa/BPBD Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar menebar benih di sejumlah sungai di Karanganyar Sabtu (25/9/2021). (Istimewa/BPBD Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Sebanyak 3.000 benih ikan ditebar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar bersama Jasa Tirta Solo dan komunitas peduli sungai di sejumlah sungai di Karanganyar, Sabtu (25/9/2021). Kegiatan ini dilakukan untuk memulihkan ekosistem di sungai.

Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi, mengatakan kegiatan tebar benih ikan merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan kampanye menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Program yang diselenggarakan BPBD Karanganyar bekerja sama dengan Jasa Tirta Solo tersebut sedianya dilakukan tahun lalu. Namun, lantaran adanya pandemi Covid-19, kegiatan baru bisa direalisasikan pada Sabtu ini.

“Sebelumnya fokusnya lebih ke sosialisasi dari BPBD Karanganyar. Kami melibatkan komunitas peduli sungai di Siwaluh, Kebakkramat, Mojogedang, dan Matesih. Lalu dilanjutkan tebar benih ikan. Awalnya rencana tahun lalu. Tapi karena ada pembatasan kegiatan jadinya tertunda dan baru bisa dilakukan hari ini [Sabtu],” jelas dia kepada Solopos.com, Sabtu siang.

Baca Juga: Waduh, Belum Semua Penyedia Jasa Konstruksi di Karanganyar Daftarkan Pekerja ke BPJS

Penebaran benih ikan dilakukan di sejumlah sungai seperti Sungai Siwaluh, sungai di sebelah Mako BPBD Karanganyar, sungai di Kebakkramat, Mojogedang, dan Matesih. Melalui kegiatan tersebut, BPBD Karanganyar juga berpesan agar masyarakat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan sungai.

“Ini kan sudah akan memasuki musim hujan. Kami harap dengan kegiatan kampanye peduli sungai dan tebar benih, masyarakat jadi lebih sadar. Kalau banyak sampah kan airnya bisa meluap. Kami dorong untuk mau membantu membersihkan sungai. Sekalian juga karena sudah ditebar benih ikan, kalau mau mencari ikan jangan menggunakan obat atau disetrum,” imbuh dia.

Baca Juga: Gara-Gara Gas Bocor, Rumah Produksi Getah Pinus di Karanganyar Ludes Terbakar

Ia berharap melalui kegiatan ini kelestarian sungai dapat dijaga dan ke depannya bisa menjadi potensi wisata baru di Karanganyar.

“Kalau lokasi sungainya strategis, bisa jadi malah membuka potensi wisata kalau bisa dijaga bersih,” kata dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ratusan Penerima PKH di Klaten Ternyata Punya Mobil hingga Rumah Mewah

Sedikitnya 250 keluarga penerima manfaat (KPM) di Klaten diusulkan segera dinonaktifkan dari program keluarga harapan (PKH).

Asale Pusat Olahraga Terpadu di Sukoharjo Jadi Gedung Budi Sasono

Pemkab Sukoharjo berencana membangun gedung pertemuan Budi Sasono berkapasitas sekitar 2.500 orang.

Pesan Bupati Yuni ke Warga Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak henti-hentinya mengingatkan warga agar tak abai terhadap protokol kesehatan.

Rajin Patroli Prokes, Tim Gabungan Weru Sukoharjo: Warga Jangan Lengah!

Tim gabungan di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, tetap rajin melakukan patroli penerapan protokol kesehatan.

Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Solo Padat Merayap

Arus lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Solo terpantau padat merayap saat libur akhir pekan.

Sopir Minibus Rombongan Guru SD Demak yang Ngglondor Tak Tahu Medan

Sopir minibus yang ngglondir di tanjakan Desa Girilayu, Matesih, Karanganyar, hanya mengandalkan Google Maps.

Minibus yang Terguling di Karanganyar Ternyata Bawa Rombongan Guru SD

Minibus yang ngglondor di Matesih, Karanganyar, mengangkut rombongan guru SD asal Demak yang beranggotakan 14 orang.

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.