Korban Meninggal Kecelakaan di Semarang Sepasang Suami Istri dan Balita

Tiga dari Empat korban meninggal akibat kecelakaan maut di Sigar Bencah, Tembalang, Kota Semarang, adalah satu keluarga.

 Kondisi sepeda motor yang ditabrak truk tangki di Sigar Bencah, Tembalang, Kota Semarang. (detik.com)

SOLOPOS.COM - Kondisi sepeda motor yang ditabrak truk tangki di Sigar Bencah, Tembalang, Kota Semarang. (detik.com)

Solopos.com, SEMARANG — Korban kecelakaan maut di kawasan Sigar Bencah, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Kamis (9/9/2021), ternyata sepasang suami istri dan anak balita. Sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak truk yang kehilangan kendali.

Nama pasutri malang itu adalah Nurul Huda, warga Blora bersama istri, Erna Puji Rahayu, dan anaknya yang masih berusia tiga bulan, Alif Kendra Tama. Ketiganya mengendarai sepeda motor Honda Vario dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara satu korban meninggal lainnya juga pengendara sepeda motor, Yamaha NMax, yakni Soni Arifianto, warga Meteseh, Kota Semarang.

Seperti diketahui kecelakaan karambol itu terjadi di kawasan Sigar Bencah, tepatnya di Jalan Imam Suparto, Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Kamis sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca Juga: Kecelakaan Gegara Truk Tangki Hilang Kendali, 4 Orang Meninggal di Semarang

Kecelakaan maut yang melibatkan tujuh kendaraan bermotor yang terdiri dari satu unit truk, tiga mobil, dan tiga motor itu menyebabkan jatuhnya empat korban jiwa.

Hilang Kendali

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, mengatakan kecelakaan itu bermula saat truk tangki berpelat nomor H 1983 QY yang dikendarai Agus Sutanto, 50, warga Kedungjaran, Pekalongan, melaju di turunan Sigar Bencah.

“Sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya di jalan menurun, sehingga terjadi laka [kecelakaan] dengan enam kendaraan yang berjalan searah di depannya,” tulis AKBP Sigit dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com (jaringan Solopos Media Group), Kamis siang.

Baca Juga: Limbah Ciu Cemari Bengawan Solo, Ganjar: Keterlaluan!

Keenam kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut itu di antaranya mobil Honda Brio berpelat nomor H 9157 FW, dan motor Yamaha NMax bernopol H 5748 BBG. Kemudian mobil Daihatsu Grand Max bernopol K 8933 NY, motor Honda Vario bernopol K 2955 GY, mobil Toyota Avanza berpelat nomor H 8973 QY, dan motor Yamaha NMax bernopol H 3789 BNF.

Seluruh mobil yang terlibat kecelakaan itu pun mengalami kerusakan cukup parah.

“Korban meninggal dunia akibat mengalami luka-luka. Mereka meninggal dunia di lokasi kejadian dan sudah dibawa ke RSUP dr. Kariadi Semarang,” imbuh Kasatlantas Polrestabes Semarang.


Berita Terkait

Berita Terkini

Walah! Tunggakan PBB di Semarang Capai Rp35 Miliar

Tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan atau PBB tahun 2021 di Kota Semarang mencapai Rp35 miliar.

Heboh Banteng vs Celeng, Ganjar Tapak Tilas Sukarno di Ternate

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berkunjung ke Kesultanan Ternate yang juga pernah dikunjungi Sukarno saat polemik banteng vs celeng tengah mencuat.

Selfie Membawa Maut, Dua Ibu Muda di Banyumas Tersambar Kereta

Selfie membawa maut dialami dua ibu muda di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) yang tersambar kereta saat asyik berswafoto di jalur kereta api.

Srumbung Gunung Buat Master Plan Menuju Desa Wisata Kreatif Perdamaian

Visual 3 dimensi master plan yang sudah final telah ditunjukkan kepada masyarakat Srumbung Gunung di acara soft opening Gazebo Kuliner Nusantara.

Ini Dia 4 Masjid di Semarang dengan Bangunan Unik

Masjid di Kota Semarang berjumlah ribuan dan beberapa di antaranya memiliki bentuk bangunan yang unik.

Lezatnya Tiwul Lava Merapi, Ada yang Meleleh

Kuliner tiwul lava merapi menjadi salah satu makanan unik yang patut dicoba saat berkunjung ke wilayah Magelang, Jawa Tengah.

Rujak Belut Khas Brebes, Lembut Legit Lazizzz, Mau Coba?

Rujak belut merupakan kuliner khas Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang lezat, gurih, dan sedap tiada tanding.

Diramalkan Kelep, Rumah Warga di Pesisir Semarang Ini Nyaris Amblas

Selain di Kabupaten Demak, wilayah di kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah yang terancam tenggelam adalah Kota Semarang, khususnya daerah pesisir.

Dampak Rob, Rumah di Pesisir Pekalongan Kelep Permanen

Perumahan di dekat pantai kawasan Pekalongan sudah banyak yang tenggelam saat banjir rob datang dan bahkan ada yang sudah tenggelam permanen.

Polisi Temukan Bukti Baru Kasus Mayat Perempuan di Hutan Grobogan

Aparat Polres Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) menemukan bukti baru dari kasus penemuan mayat perempuan dalam plastik di hutan.

Batik Pemalangan, Coraknya Unik, Pewarnanya Alami Hlo

Batik Pemalangan memiliki corak yang unik dan khas yang dipadukan dengan pewarna dari bahan-bahan alami.

Kakek di Demak Dipenjara Usai Bacok Pencuri, Ini Kata Pakar Hukum Undip

Mbah Minto, seorang kakek berusia 74 tahun yang bekerja sebagai penjaga kolam ikan di Kabupaten Demak dipenjara setelah gagalkan aksi pencuri.

Masa Kelam Goa Jepang Brebes Bikin Wisatawan Nangis Bombai

Goa Jepang ini juga sebagai bukti jika ada wisatawan Jepang yang berkunjung, mereka bisa mendengar informasi mengenai masa kelam zaman penjajahan jepang di Indonesia.

Wisata Lembah Nirwana, Terasa Seperti di Surga

Lembar Nirwana di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menawarkan pengalaman wisata yang seru serasa seperti di surga.

Gobyos! Cuaca Panas Ekstrem Melanda Jateng & Jogja

Cuaca panas ekstrem melanda wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya di kawasan pesisir.