Kuliah Perdana ITNY : Generasi Z Harus Bisa Berkompetisi dalam Perkembangan Teknologi

Menjelang dimulainya Tahun Akademik 2021/2022, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan kuliah perdana.

 Kuliah Perdana bagi Mahasiswa Baru dengan tema “Merdeka Belajar di Era Pandemi” pada Kamis (23/9/2021) secara virtual. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kuliah Perdana bagi Mahasiswa Baru dengan tema “Merdeka Belajar di Era Pandemi” pada Kamis (23/9/2021) secara virtual. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Menjelang dimulainya Tahun Akademik 2021/2022, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan kuliah perdana bagi mahasiswa baru dengan tema “Merdeka Belajar di Era Pandemi” pada Kamis (23/9/2021) secara virtual.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut sekaligus memberikan motivasi bagi mahasiswa baru agar mampu mengikuti perkuliahan dengan baik dan mencapai hasil yang optimal.

Hadir sebagai nara sumber adalah Kepala Balai Air Tanah, Direktorat Air Tanah dan Air Baku, Direktorat Jendral SDA, Kementerian PUPR, Dr. Ahmad Taufiq, ST, MT, Ph.D dan nara sumber kedua adalah Arhad Hartadi, S.T yang merupakan QS Procurement Shimizu Corporation. Acara ini dipandu oleh moderator Rizal Maulana, S.T., M.T., dosen Prodi Teknik Sipil ITNY.

Baca Juga: Solopos Hari Ini: PTM Jalan Terus, Dalang Mengamen Menjemput Rezeki

Dalam pemaparannya, Ahmad Taufiq yang biasa disapa Pak AT menjelaskan tentang bagaimana mahasiswa baru sebagai generasi Z bisa berkompetisi dalam perkembangan teknologi. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa harus bisa critics, creative, dan connective.

“Di era industri 4.0 ini kreativitas dan koneksi sangat dibutuhkan mengingat kemudahan teknologi sudah berbeda dengan generasi Y,” ungkap Ahmad Taufiq

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).
Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).

Baca Juga: Harga BBM di Indonesia Paling Murah Se-Asia Tenggara? Cek Perbandingannya

Sementara itu, Arhad menceritakan tentang pengalamannya menjadi mahasiswa ITNY. Ia menjelaskan betapa pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Keseimbangan antara keduanya akan menjadikan mahasiswa lulusan ITNY mampu menempati posisi strategis dalam pekerjaan.

“Mahasiswa harus mampu berorganisasi dengan baik untuk belajar soft skill dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya sebagai hard skill”, jelas alumnus ITNY tersebut.

Acara kuliah perdana berlangsung dengan baik dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru ITNY dengan antusias. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa baru ITNY.


Berita Terkait

Berita Terkini

Banyak Penggemar, Polisi "Koboi" Jacklyn Choppers Dimutasi

Jakaria dikenal dengan nama panggilan Jacklyn Choppers (Jack) adalah anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kapolri: Polisi Jahat Dipecat, Gak Pakai Lama!

Kapolri Sigit berharap tindakan tegas terhadap oknum polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera.

LAB 45: Pendukung Jokowi di 2019 Menjelma jadi Buzzer Pemerintah

Akun-akun media sosial pendukung Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019 menjelma menjadi buzzer pendukung pemerintah.

Dituding Tiduri Anak Tersangka, Kapolsek Cabul Dicopot!

Tak hanya dicopot, Kapolsek I Dewa Gede juga terancam masuk penjara atas perbuatan tercela yang dituduhkan kepadanya.

Gawat, Gletser Afrika Mencair Picu Banjir dan Panas Ekstrem

Gletser di sebelah timur Afrika yang diperkirakan lenyap dalam dua dekade dapat menimbulkan ancaman kekeringan, banjir, dan suhu panas ekstrem.

Angka Kesembuhan Covid-19 Tembus 4.075.011 orang

Penambahan angka kesembuhan harian meningkatkan angka kumulatif kesembuhan Covid-19 menembus 4.075.011 orang atau 96,2%.

MotoGP Mandalika Kemungkinan Bersamaan dengan Tradisi Bau Nyale

Perhelatan MotoGP pada 22 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit kemungkinan dilaksanakan bersamaan dengan tradisi Bau Nyale atau tradisi menangkap cacing laut.

Mengkritik Pejabat Publik Bukanlah Pencemaran Nama baik

Riset ekonomi-politik tidak bisa dimonopoli oleh satu pihak saja. Riset demikian boleh dan bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk oleh kalangan organisasi masyarakat sipil.

Umat Lintas Agama Minta Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

Faiths for Climate Justice adalah gerakan mobilisasi global umat beragama yang diorganisasi GreenFaith International Network, aliansi multi-agama dari berbagai organisasi keagamaan akar rumput di Afrika, Amerika, Asia, Australia, dan Eropa.

Jakarta & Surabaya Masuk Daftar Kota Rawan Tenggelam di Dunia

Jakarta dan Surabaya termasuk dalam 21 kota di dunia yang paling rawan tenggelam.

Terlanjur Basah Terjebak Pinjol Ilegal, Bisa Apa?

Cakupan UU saat ini terlalu luas dan memiliki celah hukum yang sering dimanfaatkan penyedia jasa illegal untuk menjalankan praktik jasa layanan pinjol dan menjebak masyarakat.

Mahasiswa UIN R.M. Said Belajar Konvergensi Media di Solopos

Sebanyak 125 mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN R.M. Said Surakarta mengadakan wisata literasi tentang konvergesi media di Harian Umum Solopos

Jebakan Pinjaman Online Meresahkan Pelaku UMKM

Praktik pinjaman yang menjebak bukan hanya dilakukan pinjaman online ilegal, tapi juga oleh sebagian fintech peer-to-peer (P2P) lending resmi di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan.

10 Berita Terpopuler: Mustakim Lari Salatiga-Klaten, Klaster PTM Solo

Kabar tentang Khoirudin Mustakim, yang berlari sekitar 58 kilometer (km) dari Salatiga hingga rumahnya di Klaten menjadi berita terpopuler di Solopos.com.

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Dua Pekan, 9 Daerah Level 1

Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis level di Jawa-Bali hingga dua pekan ke depan.

Sst.. Ada Jembatan 'Siluman' di Cianjur, Ini Penampakannya

Jembatan Leuwi Dahu di Kampung Cibitung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dijuluki sebagai jembatan 'siluman'.