Kulonprogo Siap Gelar PTM Tingkat SMP, SD Sabar Ya

Disdikpora Kulonprogo siap laksanakan PTM tingkat SMP, karena 80 persen pelajar sudah disuntik vaksin Covid-19.

 Ilustrasi PTM di Kulonprogo. (dok-Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi PTM di Kulonprogo. (dok-Solopos.com)

Solopos.com, KULONPROGO — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo menyatakan pembelajaran tatap muka tingkat SMP di wilayah Bumi Binangun siap untuk dilakukan. Dikarenakan, lebih dari 80 persen pelajar sudah disuntik vaksin Covid-19.

Kepala Disdikpora Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan angka 80 persen capaian vaksinasi Covid-19 terhadap pelajar tingkat SMP berasal dari target. Yakni sebanyak 15.000 pelajar.

“Capaian angka vaksinasi Covid-19 pelajar SMP yakni 80 persen. Atau setara dengan angka 13.000 dari total siswa pelajar SMP yakni sekitar 15.000 siswa. Berdasarkan capaian tersebut, pelaksanaan PTM tingakt SMP siap dilaksanakan,” kata Arif pada Selasa (7/9/2021).

Baca juga: 495 Anak di Bantul Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

Berdasarkan catatan dari Disdikpora Kulonprogo, seluruh SMP yang ada di kabupaten Kulonprogo juga telah memenuhi persyaratan pelaksanaan PTM. Terlebih, capaian vaksinasi Covid-19 kepada guru tingkat SMP juga sudah mencapai 90 persen.

“Baik dari segi sarana dan prasarana penunjang protokol pencegahan penularan Covid-19. Kesiapan siswa dalam menerapkan protokol kesehatan saat dilakukannya PTM. Ketentuan capaian vaksinasi Covid-19 juga sudah terpenuhi,” ujar Arif.

Dikatakan Arif, terkait dengan pembelajaran tatap muka tingkat SD masih akan dievaluasi. Evaluasi juga akan dilakukan di tingkat TK atau taman kanak-kanak. Dikarenakan, belum semua anak belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Baca juga: Susah Terapkan PeduliLindungi di Objek Wisata Kulonprogo, Ini Masalahnya

Terlebih, Disdikpora Kabupaten Kulonprogo juga belum mengetahui apakah orang tua dari siswa sudah menerima vaksin Covid-19 atau belum. Walaupun, dari segi sarana maupun prasarana pendukung protokol kesehatan.

“Kami akan pelajari dan cermati lebih lanjut mekanismi PTM untuk tingkat TK dan SD nantinya. Termasuk, PTM yang dilakukan secara terbatas. Sekolah TK maupun SD rata-rata sudah memenuhi protokol pencegahan penularan Covid-19,” kata Arif.

Senada dengan Kepala Disdikpora, Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan pemkab tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat ihwal penerapan PTM.

“Pemkab melalui dinas terkait sudah menyiapkan sarana maupun prasarana pendukung protokol kesehatan. Pelaksanaan PTM hanya tinggal menunggu kebijakan pemerintah pusat saja,” terang Fajar.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.