Muncul Klaster PTM di Purbalingga, Gubernur Ganjar Minta Semua Sekolah Lakukan Tes Acak

Gubernur Jateng meminta Bupati Purbalingga menyetop seluruh PTM menyusul adanya 90 siswa yang positif terpapar Covid-19.

 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memperhatikan siswa yang melakukan cuci tangan sebelum masuk ke kelas di SMPN 13 Kota Semarang, Senin (30/8/2021). (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memperhatikan siswa yang melakukan cuci tangan sebelum masuk ke kelas di SMPN 13 Kota Semarang, Senin (30/8/2021). (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, memerintah seluruh pemerintah daerah di wilayahnya untuk melakukan random test atau tes acak Covid-19 di sekolah-sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Instruksi tersebut dikeluarkan Ganjar menyusul munculnya kasus penularan atau klaster Covid-19 dari kegiatan PTM di sebuah sekolah di Kabupaten Purbalingga. Klaster PTM di Purbalingga itu terjadi di SMPN 4 Mrebet. Total ada sekitar 90 siswa dari klaster tersebut yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Ganjar menyatakan sudah memerintahkan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, untuk melakukan tracing terhadap 90 siswa itu.

“Bupati juga sudah memutuskan PTM di Purbalingga dihentikan semua. Saya minta dilakukan tracing, dicari penyebab dari mana, masuknya seperti apa, agar bisa segera tertangani,” ujar Ganjar di kantornya, Rabu (22/9/2021).

Ganjar mengatakan kasus Purbalingga menjadi peringatan untuk semua daerah di Jateng untuk lebih berhati-hati. Pihaknya sudah mengecek, dan diketahui bahwa sejumlah sekolah di Purbalingga menggelar PTM tanpa izin.

“Menurut informasi bupati, pada prinsipnya Purbalingga belum membuka PTM. Maka saya tekankan, kenapa penting setiap sekolah yang ingin menyelenggarakan PTM untuk lapor dulu, supaya bisa dipantau,” ucapnya.

Ganjar meminta setiap daerah tegas mengambil tindakan jika ada sekolah yang menggelar PTM tanpa izin. Ganjar meminta daerah tidak segan-segan untuk membubarkan PTM jika belum izin.

Baca Juga: 69 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Klaster PTM di Jateng?

“Yang enggak lapor, bubarkan! Ini menjadi pembelajaran buat kita semua. Seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta yang menggelar PTM tolong laporkan agar kami bisa melakukan pengecekan sejak awal,” tegas Ganjar.

Ganjar juga sudah memerintahkan seluruh daerah untuk melakukan random tes di beberapa sekolah dalam waktu-waktu tertentu. Hal itu penting agar bisa diketahui perkembangan PTM saat ini.

“Saya minta segera dilakukan random tes dalam waktu-waktu tertentu. Agar kita bisa mengetahui kondisinya,” ucapnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Inspiratif! Tunanetra di Temanggung Dilatih Jadi Barista

Belasan penyandang disabilitas sensorik netra atau tunanetra di Temanggung dilatih cara meracik kopi ala barista.

Berkunjung ke Tobelo, Ganjar Dianugerahi Gelar Kesatria

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dianugerahi gelar kesatria oleh suku Tobelo saat berkunjung di Halmahera Utara, Maluku Utara.

Waduh! Praktik Ayam Kampus di Kota Semarang Marak

Satpol PP Kota Semarang mengungkapkan praktik prostitusi mahasiswi atau ayam kampus di tempat indekos cukup marak.

Korban Susur Sungai Ciamis asal Brebes Baru Masuk Ponpes 3 Bulan

Salah satu korban tragedi susur sungai di Ciamis merupakan bocah asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng).

Ikonik! Menara Kembar di Pekalongan Jadi Penjara Tercantik di Indonesia

Menara kembar di kompleks Lapas Kota Pekalongan, Jawa Tengah, ini ikonik dan bernilai sejarah, bahkan menjadi penjara tercantik di Indonesia.

Polda Jateng Ungkap Alasan Tahan Kakek di Demak yang Bacok Maling

Polda Jateng ungkap alasan melakukan penahanan terhadap Mbah Minto, kakek penjaga kolam ikan di Demak yang bacok pencuri.

Walah! Tunggakan PBB di Semarang Capai Rp35 Miliar

Tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan atau PBB tahun 2021 di Kota Semarang mencapai Rp35 miliar.

Heboh Banteng vs Celeng, Ganjar Tapak Tilas Sukarno di Ternate

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berkunjung ke Kesultanan Ternate yang juga pernah dikunjungi Sukarno saat polemik banteng vs celeng tengah mencuat.

Selfie Membawa Maut, Dua Ibu Muda di Banyumas Tersambar Kereta

Selfie membawa maut dialami dua ibu muda di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) yang tersambar kereta saat asyik berswafoto di jalur kereta api.

Srumbung Gunung Buat Master Plan Menuju Desa Wisata Kreatif Perdamaian

Visual 3 dimensi master plan yang sudah final telah ditunjukkan kepada masyarakat Srumbung Gunung di acara soft opening Gazebo Kuliner Nusantara.

Ini Dia 4 Masjid di Semarang dengan Bangunan Unik

Masjid di Kota Semarang berjumlah ribuan dan beberapa di antaranya memiliki bentuk bangunan yang unik.

Lezatnya Tiwul Lava Merapi, Ada yang Meleleh

Kuliner tiwul lava merapi menjadi salah satu makanan unik yang patut dicoba saat berkunjung ke wilayah Magelang, Jawa Tengah.

Rujak Belut Khas Brebes, Lembut Legit Lazizzz, Mau Coba?

Rujak belut merupakan kuliner khas Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang lezat, gurih, dan sedap tiada tanding.

Diramalkan Kelep, Rumah Warga di Pesisir Semarang Ini Nyaris Amblas

Selain di Kabupaten Demak, wilayah di kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah yang terancam tenggelam adalah Kota Semarang, khususnya daerah pesisir.

Dampak Rob, Rumah di Pesisir Pekalongan Kelep Permanen

Perumahan di dekat pantai kawasan Pekalongan sudah banyak yang tenggelam saat banjir rob datang dan bahkan ada yang sudah tenggelam permanen.