Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.

 
Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, berbincang dengan tersangka penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi di Mapolres Madiun Kota, Kamis (23/9/2021). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

SOLOPOS.COM - Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, berbincang dengan tersangka penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi di Mapolres Madiun Kota, Kamis (23/9/2021). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN — Seorang pria pengangguran bernama Aris Danan Tri Jatmiko ditangkap polisi karena mengaku sebagai anggota Polri berpangkat ajun komisaris polisi (AKP). Pria berusia 45 tahun itu mengaku sebagai anggota polisi untuk menipu korbannya.

Adalah seorang guru bernama Edy, warga Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, yang menjadi korbannya. Sedangkan tersangka merupakan warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, mengatakan selama ini tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota. Kepada korban, tersangka mengaku bernama AKP Ahmad Jamiludin.

Baca juga: Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Dia menuturkan penipuan tersebut berawal dari korban meminta tersangka untuk membantunya menarik uang yang dipinjam seseorang. Korban mengetahui tersangka bisa membantu menagihkan uang utang dari temannya.

“Jadi awalnya korban bertemu dengan saudara Aris [tersangka] ini kemudian meminta bantuan untuk menagihkan utang. Dan tersangka ini menjanjikan bisa [menagihkan utang],” kata dia saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (23/9/2021).

Lantaran terbuai dengan janji manis korban yang menyampaikan bisa menagih uang utang tersebut, korban pun terperdaya. Seiring berjalannya waktu, tersangka kerap meminta uang kepada korban dengan alasan untuk mengurusi penagihan utang.

Selain mengaku bisa menagihkan utang, Dewa menyampaikan tersangka juga menyampaikan bisa menguruskan anak korban untuk bekerja di kejaksaan. Selain itu, tersangka juga mengaku bisa menguruskan keponakan korban untuk bekerja sebagai guru dan bekerja di Pertamina.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Ponorogo, 3 Orang Luka-Luka

Polisi Gadungan Ternyata Pengangguran

Selama Juli 2019 hingga Juni 2021, lanjutnya, tersangka sudah meminta uang kepada korban senilai Rp68,7 juta. Selama rentang waktu hampir dua tahun itu, korban tidak pernah mencium kecurigaan.

Hingga akhirnya pada September 2021 atau waktu penagihan yang dijanjikan, ternyata tersangka tidak bisa memenuhi janji tersebut. Hingga akhirnya korban pun melaporkan aksi tipu-tipu itu.

“Selama rentang waktu itu, korban tidak curiga sama sekali. Begitu waktu yang dijanjikan, ternyata tidak terealisasi. Baru korban bertanya ke Polres Madiun Kota, apakah ada polisi bernama itu. Ternyata tidak ada,” jelas dia.

Selama dua tahun itu, terangka meminta uang dengan jumlah bervariasi. Korban pun selalu memberikan uang tersebut hingga akhirnya mencapai Rp68,7 juta.

Baca juga: Diduga Dicabuli Ayah Tiri, Bocah 14 Tahun di Madiun Hamil dan Melahirkan

Atas laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka. Yakni di SPBU Jl. Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada 9 September 2021.

Uang hasil penipuan tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadinya. Tersangka merupakan seorang pengangguran.

Dewa menjelaskan dalam melancarkan aksinya tersangka tidak menunjukkan identitas kepolisian. Baik berupa kartu anggota maupun seragam polisi. Namun, tersangka hanya menjelaskan bahwa dirinya seorang anggota polisi yang menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 378 KUHP Jo Pasal 64 KUHP atau Pasal 372 KUHP Jo Pasal 64 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana empat tahun,” jelasnya.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Janda Madiun Ditemukan Meninggal Pendarahan di Telinga, Pembunuhan?

Seorang janda ditemukan meninggal di rumahnya, Kabupaten Madiun, Minggu (24/10/2021) dengan kondisi pendarahan di telinga sehingga keluarga meminta autopsi karena curiga.

Tercebur Sumur 12 Meter, ODGJ Perempuan di Ponorogo Selamat

Warga Ponorogo berstatus ODGJ ditemukan tercebur di sumur belakang rumahnya pada Minggu (24/10/2021) sore itu berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.

Belum Sempat Balap Liar, 30 Motor Ini Disita Warok Polres Ponorogo

Tim Speed Warok Satlantas Polres Ponorogo menyita 30 unit sepeda motor yang akan digunakan untuk balap liar pada Minggu (24/10/2021) dini hari.

Solar di Madiun Langka, Curhat Petani Terancam Gagal Panen

Petani di Kabupaten Madiun khawatir tidak panen karena sulit mendapatkan solar untuk mengairi sawah.

Tak Kuat Nanjak, Mobil Mewah Terjun ke Jurang Ponorogo

Mobil mewah BMW X5 mengalami kecelakaan dengan terjun ke jurang di Jalan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Peringatan Hari Santri di Madiun, Upacara Hingga Bersepeda Bersama

Hari Santri Nasional tahun 2021 diperingati dengan cara bersepeda bersama di Kota Madiun, Sabtu (23/10/2021).

Berikut Daftar 5 Kampus Swasta Paling Favorit di Surabaya

Sejumlah kampus perguruan tinggi swasta di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menjadi favorit karena memiliki kualitas akademik yang tak kalah dengan perguruan tinggi negeri.

Desa Jutawan di Madiun, Warga Bisa Beli Mobil Berkat Porang

Muncul desa-desa jutawan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur karena warganya memiliki penghasilan jutaan rupiah dari menanam porang.

Ziarah ke Makam Bung Karno, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharani, melakukan ziarah ke Makam Bung Karno dan melakukan kegiatan bersih-bersih.

Tinggal di Kandang Kambing, Guru Honorer di Ngawi Digaji Rp300.000

Guru honorer di Ngawi, Jawa Timur (Jatim), yang tinggal satu rumah dengan kandang kambing setiap bulannya mendapat gaji Rp300.000 dari mengajar siswa SD.

Kisah Sedih Guru Honorer di Ngawi, Tinggal Seatap dengan 6 Ekor Kambing

Kisah sedih kali ini berasal dari seorang guru honorer di sebuah SD negeri di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim) yang tinggal di kandang kambing.

Tahu Hal Ini, Calon Investor Pengolah Sampah TPA Winongo Mundur Teratur

Sejumlah calon investor pengolah sampah di TPA Winongo, Kota Madiun, disebut hanya ingin mencari untuk tanpa niat mengolah sampah.

Wuss! Kubah Masjid Terbang Kena Angin Kencang

Sebuah kubah masjid di Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro terbang diterjang angin kencang.

Tidak Tes DNA, Kasus Pengusaha Sragen Hamili Gadis Madiun Dilimpahkan

Polres Madiun Kota tidak melakukan tes DNA, tetapi langsung melimpahkan kasus penculikan dan pencabulan anak melibatkan pengusaha Kabupaten Sragen ke kejari setempat.

Ini Penampakan Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya Usai Digerebek Polisi

Polisi tidak memasang garis polisi pada bangunan kantor pinjol ilegal di Surabaya yang digerebek Kamis (21/10/2021).