Nikmatnya Sate Bumbon Khas Kendal, Bumbu Rempahnya Nampol Lur!

Kuliner khas Kedal sate bumbon mirip dengan sate maranggi, hanya saja kekuatan rasanya adalah manis dan gurih.

 Sate Bumbon (Sumber: Okezone.com)

SOLOPOS.COM - Sate Bumbon (Sumber: Okezone.com)

Solopos.com, KENDAL – Biasanya, sajian satai atau dikenal dengan sebutan sate, dibakar dengan menggunakan bumbu sambal kacang dan kecap. Namun berbeda dengan sate khas Kabupaten Kendal ini. Bernama sate bumbon, kuliner ini dibakar menggunakan bumbu-bumbu rempah, seperti jahe, kemiri, dan bawang putih.

Tidak hanya itu saja, terdapat puluhan bahan rempah lainnya yang turut diracik dan kemudian ditumbuk sebagai bumbunya. Tak salah jika banyak orang menyebut sate bumbon sebagai makanan yang memiliki rasa rempah yang kuat.

Mengutip Okezone.com, Selasa (21/9/2021), sate bumbon ini mirip dengan sate maranggi, hanya kekuatan rasanya adalah manis dan gurih. Makanan ini pernah direkomendasikan oleh Putri Indonesia Pariwisata 2013, Nabila Shabrina. Dirinya mengatakan jika ada yang berkunjung ke Kabupaten Kendal, jangan lupa untuk mencicipi sajian khas Kabupaten Kendal ini.

Baca Juga: Profil Yuliyanto, Wali Kota Salatiga yang Gantengnya Mirip Aktor Hong Kong

Nabila juga memberikan rekomendasi tempat makan yang menjual sate bumbon, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta, Jatiarum. Sate bumbon ini awalnya berasal dari daerah pegandon pada masa penjajahan Jepang. Orang pertama yang berjualan pertama kali di daerah pegandon adalah Sarlan.

Beliau saat berjualan sate sempat dicegat oleh tentara Jepang untuk dijadikan prajurit namun dirinya berani menolak dan kabur. Untuk menghindari cegatan dari tentara Jepang ini, Sarlan berhenti berjualan hingga dirinya kembali berjualan lagi tahun 1977.

Singkat cerita, Sarlan meninggal dunia. Bumbu sate bumbon ini kemudian dijadikan pedoman membuat satai hingga akhirnya menjadi satai khas Kabupaten Kendal. Nama ‘bumbon’ sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang berarti bumbu rempah.

Baca Juga: Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Daging yang digunakan di sate bumbon ini adalah daging sapi segar. Sebelum dibakar, daging dicampuri bumbu rempah-rempah. Satai ini memiliki rasa rempah yang kuat dan aromanya pun sangat sedap ketika matang.

Selain itu, sate bumbon ini sangat cocok dimakan dengan lontong kemudian disiram dengan sambal kacang seperti menu satai pada umumnya. Kebanyakan, orang menyantap sate bumbon ini saat perayaan Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Iduladha.

Salah satu warung sate bumbon yang terkenal adalah Sate Bumbon Pak Darmaji. Warung ini buka sejak pagi pukul 08.00 hingga jam 17.00 WIB. Lokasi warung ini berada di Penyangkringan, Kecamatan Waleri, Kabupaten Kendal. Satu porsinya dijual dengan harga Rp20.000.


Berita Terkait

Berita Terkini

Inspiratif! Tunanetra di Temanggung Dilatih Jadi Barista

Belasan penyandang disabilitas sensorik netra atau tunanetra di Temanggung dilatih cara meracik kopi ala barista.

Berkunjung ke Tobelo, Ganjar Dianugerahi Gelar Kesatria

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dianugerahi gelar kesatria oleh suku Tobelo saat berkunjung di Halmahera Utara, Maluku Utara.

Waduh! Praktik Ayam Kampus di Kota Semarang Marak

Satpol PP Kota Semarang mengungkapkan praktik prostitusi mahasiswi atau ayam kampus di tempat indekos cukup marak.

Korban Susur Sungai Ciamis asal Brebes Baru Masuk Ponpes 3 Bulan

Salah satu korban tragedi susur sungai di Ciamis merupakan bocah asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng).

Ikonik! Menara Kembar di Pekalongan Jadi Penjara Tercantik di Indonesia

Menara kembar di kompleks Lapas Kota Pekalongan, Jawa Tengah, ini ikonik dan bernilai sejarah, bahkan menjadi penjara tercantik di Indonesia.

Polda Jateng Ungkap Alasan Tahan Kakek di Demak yang Bacok Maling

Polda Jateng ungkap alasan melakukan penahanan terhadap Mbah Minto, kakek penjaga kolam ikan di Demak yang bacok pencuri.

Walah! Tunggakan PBB di Semarang Capai Rp35 Miliar

Tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan atau PBB tahun 2021 di Kota Semarang mencapai Rp35 miliar.

Heboh Banteng vs Celeng, Ganjar Tapak Tilas Sukarno di Ternate

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berkunjung ke Kesultanan Ternate yang juga pernah dikunjungi Sukarno saat polemik banteng vs celeng tengah mencuat.

Selfie Membawa Maut, Dua Ibu Muda di Banyumas Tersambar Kereta

Selfie membawa maut dialami dua ibu muda di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) yang tersambar kereta saat asyik berswafoto di jalur kereta api.

Srumbung Gunung Buat Master Plan Menuju Desa Wisata Kreatif Perdamaian

Visual 3 dimensi master plan yang sudah final telah ditunjukkan kepada masyarakat Srumbung Gunung di acara soft opening Gazebo Kuliner Nusantara.

Ini Dia 4 Masjid di Semarang dengan Bangunan Unik

Masjid di Kota Semarang berjumlah ribuan dan beberapa di antaranya memiliki bentuk bangunan yang unik.

Lezatnya Tiwul Lava Merapi, Ada yang Meleleh

Kuliner tiwul lava merapi menjadi salah satu makanan unik yang patut dicoba saat berkunjung ke wilayah Magelang, Jawa Tengah.

Rujak Belut Khas Brebes, Lembut Legit Lazizzz, Mau Coba?

Rujak belut merupakan kuliner khas Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang lezat, gurih, dan sedap tiada tanding.

Diramalkan Kelep, Rumah Warga di Pesisir Semarang Ini Nyaris Amblas

Selain di Kabupaten Demak, wilayah di kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah yang terancam tenggelam adalah Kota Semarang, khususnya daerah pesisir.

Dampak Rob, Rumah di Pesisir Pekalongan Kelep Permanen

Perumahan di dekat pantai kawasan Pekalongan sudah banyak yang tenggelam saat banjir rob datang dan bahkan ada yang sudah tenggelam permanen.

Polisi Temukan Bukti Baru Kasus Mayat Perempuan di Hutan Grobogan

Aparat Polres Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) menemukan bukti baru dari kasus penemuan mayat perempuan dalam plastik di hutan.