Pemkot Jogja Klaim Testing Covid-19 Capai 185 Persen

Sasaran testing yang tepat dan akurat bisa meminimalisir kasus sebaran hingga pandemi Covid-19 di Kota Jogja bisa terkendali.

 Ilustrasi. Warga menjalani swab test di Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium, Cilandak, Jakarta, Sabtu (3/10/2020). Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan bayar alat rapid test di Pemprov DKI Jakarta hingga miliaran rupiah. 

 Antara

SOLOPOS.COM - Ilustrasi. Warga menjalani swab test di Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium, Cilandak, Jakarta, Sabtu (3/10/2020). Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan bayar alat rapid test di Pemprov DKI Jakarta hingga miliaran rupiah. Antara

Solopos.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengklaim bahwa upaya pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) di wilayah setempat terus digencarkan dalam penanggulangan Covid-19.

Terkhusus pada pelaksanaan testing, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja mengklaim tidak ada jumlah penurunan tes selama penerapan PPKM level berjenjang berlangsung.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, pelaksanaan testing yang dilakukan sebagai upaya penanggulangan Covid-19. Sasaran testing yang tepat dan akurat bisa meminimalisir kasus sebaran hingga pandemi Covid-19 bisa terkendali.

Baca juga: Pemerintah Kota Jogja Gencarkan Pemeriksaan TB

Menurut Heroe, jumlah testing harian di Kota Jogja diklaimnya meningkat selama penerapan PPKM. Dari target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, Pemkot Jogja melampaui jumlah yang ditentukan. Hanya saja, Heroe tidak merinci jumlah dan angka riil dari testing harian yang dilakukan oleh pihaknya.

“Kalau kemarin kita masih cukup tinggi ya jumlah testingnya. Dari target testing kita masih diatasnya, tapi yang terakhir belum ada laporan lagi,” kata Heroe, Senin (6/9/2021).

Berdasarkan panduan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam menerapkan jumlah testingmengacu pada positivity rate suatu wilayah. Jika di bawah lima, maka testing yang harus dilakukan adalah 1/1000/pekan. Sedangkan jika angka positivity rate berada di angka 5-15 persen jumlah testing adalah 5/1000/pekan.

Baca juga: Pemkab Bantul Otpimalkan Mobil Vaksin Sasar Warga Belum Vaksin

Acuan Testing di Kota Jogja

Heroe menambahkan, saat PPKM ini testing harian yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 bahkan mencapai 185 persen. Dari satu temuan kasus Covid-19, pelacakan dan testing dilakukan kepada sebanyak 10 orang lainnya yang kontak erat.

“Berdasarkan orang yang melakukan pemeriksaan baik di rumah sakit, klinik, Puskesmas, ataupun laboratorium itu sampai 185 persen. Jadi paling tinggi memang pada waktu PPKM ini yang kasusnya juga tinggi,” ujarnya.

Baca juga: Tekan Angka Kematian Pasien Covid-19, Ini Kebijakan Dinkes Kota Jogja

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah menyebut, dalam melakukan testing mengacu pada ketentuan satu temuan kasus pemeriksaan dilakukan kepada 15 orang kontak erat. Pemeriksaan bisa dilakukan oleh rumah sakit, Puskemas maupun fasilitas kesehatan yang lain.

“Standarnya kami tetap mengacu pada ketentuan itu tadi yakni satu orang yang terkonfirmasi kita lakukan pencarian dan testing kepada 15 orang yang kontak erat. Itu sudah kita lakukan,” ujar Lana.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Siaga Banjir Lahar di Merapi, BPBD Sleman Andalkan 20 EWS

BPBD Sleman menyiagakan 20 unit early warning system (ews) di lereng Merapi dan Prambanan untuk mengantisipasi banjir lahar di Kali Gendol dan Kali Boyong.

Dapat Izin Menparekraf, GL Zoo Perbolehkan Anak di Bawah 12 Tahun Masuk

Pengelola kebun binatang Gembira Loka atau GL Zoo memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun untuk masuk ke dalam area wisatanya.

Klaster Tilik Muncul di Bantul, 9 Warga Positif Covid-19

Klaster penularan Covid-19 dari aktivitas menjenguk orang sakit atau tilik muncul dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Warga Gampingan Jogja Ubah Lahan Kumuh Jadi Rintisan Kampung Anggur

Warga Kampung Gampingan RW 011, Kelurahan Cokrodiningratan, mengubah lahan kumuh menjadi rintisan kampung anggur secara bertahap.