Pengumuman Hasil Tes PPPK Guru di Karanganyar Diundur Lur, Ini Penyebabnya

Panitia seleksi PPPK formasi guru di Karanganyar memutuskan untuk menunda pengumuman hasil seleksi kompetensi I yang seharusnya diumumkan pada Jumat (24/9/2021).

 Peserta ujian PPPK, Senin (13/9/2021), siap-siap mengikuti tes di SMKN 2 Karanganyar. (Solopos-Sri Sumi Handayani)

SOLOPOS.COM - Peserta ujian PPPK, Senin (13/9/2021), siap-siap mengikuti tes di SMKN 2 Karanganyar. (Solopos-Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR – Panitia seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi guru di Karanganyar memutuskan untuk menunda pengumuman hasil seleksi kompetensi I yang seharusnya diumumkan pada Jumat (24/9/2021).

Kebijakan tersebut disebabkan adanya sejumlah kendala teknis. Salah satunya lantaran proses rekap nilai hasil ujian peserta yang belum selesai dilakukan.

Penundaan tersebut diumumkan melalui pengumuman dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor 5363/B/GT.01.00/2021 tentang penundaan pengumuman hasil seleksi kompetensi I guru ASN-PPPK tahun 2021.

Baca Juga: Sekolah di Karanganyar Terapkan Strategi ini untuk Cegah Klaster Covid-19 saat PTM

Di dalam pengumuman tersebut tertulis masih berlangsungnya proses pengolahan nilai seleksi guru PPPK, maka pengumuman yang seharusnya dilakukan Jumat (24/9/2021) terpaksa ditunda hingga pengumuman lebih lanjut.

Pelaksana Lapangan Panitia Seleksi PPPK Guru Karanganyar, Sawaldi, membenarkan adanya penundaan tersebut. Menurutnya penyebab utama penundaan sama seperti yang tertulis di dalam pengumuman lantaran penilaian yang belum selesai. Pihaknya masih belum mengetahui kapan pengumuman hasil seleksi akan dilakukan.

“Penundaan diberitahukan dari pusat. Untuk hasilnya nanti akan diumumkan di website gurupppk.kemdikbud.go.id. Kalau sudah ada hasilnya semua akan diumumkan di website tersebut,” ucap dia ketika dihubungi Solopos.com, Jumat.

Baca Juga: Tak Sengaja Kirim Chat Kasar ke Grup Kelas, Bocah SD di Mojogedang Ditampol Bapak Temannya

Sawaldi menambahkan pengumuman tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui media sosial. Selain itu, informasi penundaan pengumuman juga disosialisasikan melalui website resmi seleksi PPPK guru. Dia meminta agar peserta bersabar untuk menunggu hasil.

“Sudah kami sosialisasikan. Peserta tidak usah khawatir, ini hanya soal teknis waktu penilaian yang sedikit molor. Nanti kalau sudah selesai akan langsung diumumkan,” beber dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ratusan Penerima PKH di Klaten Ternyata Punya Mobil hingga Rumah Mewah

Sedikitnya 250 keluarga penerima manfaat (KPM) di Klaten diusulkan segera dinonaktifkan dari program keluarga harapan (PKH).

Asale Pusat Olahraga Terpadu di Sukoharjo Jadi Gedung Budi Sasono

Pemkab Sukoharjo berencana membangun gedung pertemuan Budi Sasono berkapasitas sekitar 2.500 orang.

Pesan Bupati Yuni ke Warga Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak henti-hentinya mengingatkan warga agar tak abai terhadap protokol kesehatan.

Rajin Patroli Prokes, Tim Gabungan Weru Sukoharjo: Warga Jangan Lengah!

Tim gabungan di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, tetap rajin melakukan patroli penerapan protokol kesehatan.

Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Solo Padat Merayap

Arus lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Solo terpantau padat merayap saat libur akhir pekan.

Sopir Minibus Rombongan Guru SD Demak yang Ngglondor Tak Tahu Medan

Sopir minibus yang ngglondir di tanjakan Desa Girilayu, Matesih, Karanganyar, hanya mengandalkan Google Maps.

Minibus yang Terguling di Karanganyar Ternyata Bawa Rombongan Guru SD

Minibus yang ngglondor di Matesih, Karanganyar, mengangkut rombongan guru SD asal Demak yang beranggotakan 14 orang.

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.