Pengumuman! Pemkot Jogja akan Gelar Wayang Jogja Night Carnival, Catat Tanggalnya

Pemkot Jogja akan tetap menggelar Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) meski masih masa pandemi. WJNC akan digelar secara hibrid.

 Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun 2018. (jogjaprov.go.id)

SOLOPOS.COM - Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun 2018. (jogjaprov.go.id)

Solopos.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan menyelenggarakan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC). Kegiatan ini bagian peringatan hari jadi ke-265 Kota Jogja. WJNC akan berlangsung di Stadion Mandala Krida pada 7 Oktober 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko, mengatakan WJNC kali ini bertema Semar Boyong. Bercerita tentang Poncowati yang terkena pagebluk. Namun dalam perjalanannya, keadaan ini bisa membaik saat Semar memulihkan dengan Kembang Wijaya Kusuma dan Cangkok Wijaya Mulya.

Pemilihan cerita ini sebagai simbolisasi upaya Pemkot Jogja dalam memperbaiki keadaan di masa pandemi. Perbaikan ini dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Pengelola Objek Wisata di Jogja Keberatan Aturan Ganjil Genap

“Konsep pertunjukan dilaksanakan dengan konsep hybrid event atau even bauran luring dan daring. Melibatkan 14 kemantren [Kecamatan] dengan format tapping interaktif, yang akan disiarkan melalui media sosial yakni Youtube, Instagram, dan Tik Tok. Serta akan menggandeng influncer media sosial,” kata Wahyu dalam workshop WJNC di Alana Hotel, Jogja, Selasa (21/9/2021).

Peserta Harus Sudah Divaksin

Seluruh penyelenggara akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain itu, mereka minimal sudah vaksin dosis pertama. Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan meski acara berlangsung secara daring, namun ada harapan untuk mengulang kesuksesan di tahun-tahun sebelumnya.

“WJNC telah ditetapkan sebagai Calendar of Event (COE) Nasional dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ini event atau ajang promosi pariwisata seni dan budaya tingkat nasional di Indonesia yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya,” kata Haryadi.

Baca Juga: Tak Perlu ke Jepang, Menikmati Mini Tokyo Bisa ke Dlingo Bantul Hlo

Penyelenggaraan di masa pandemi juga menjadi tantangan, bukan hambatan. Selain tetap taat prokes, penyelenggara juga berupaya membuatnya tetap meriah dan penuh warna. Kegiatan ini nantinya bisa menjadi salah satu bentuk promosi wisata di Kota Jogja.

“WJNC adalah sebuah acara yang menjadi ikon bagi pariwisata Kota Jogja, sebagai puncak panggung kreativitas seni budaya, sebagai sarana ekspresi cita, rasa, serta karsa bagi segenap seniman dan penggiat seni budaya Kota Jogja,” kata Haryadi.


Berita Terkait

Berita Terkini

Aplikasi Disiapkan, Jalan-Jalan di Malioboro Bakal Dibatasi 2 Jam

Pemkot Jogja tengah menyiapkan penerapan aplikasi Sugeng Rawuh untuk membatasi jam kunjungan wisatawan saat jalan-jalan di Malioboro.

Ini Target Waktu Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo Seksi 1

Proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo di Purwomartani, Kalasan sudah menyerap anggaran Rp344 miliar.

Cinta Ditolak, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil ABG Gebetan di Medsos

Seorang pemuda tega menyebarkan foto bugil ABG gebetannya di media sosial karena cintanya ditolak.

Waduh! Niat Cari Kerja, ABG di Sleman Jadi Korban Pencabulan Pelaku LSL

Seorang ABG atau remaja di Sleman menjadi korban pencabulan pelaku homoseks laki suka laki atau LSL yang mengiming-imingi pekerjaan.

Misteri Jenazah Mularti di Muara Sungai Opak Bantul, Korban Pembunuhan?

Polisi menyelidiki kematian Mularti, 56, yang ditemukan meninggal di muara Sungai Opak Bantul, Senin (25/10/2021) pukul 11.30 WIB dalam kondisi luka di muka.

Gempa Bantul Pagi Ini, Hanya Terasa 5 Detik

Gempa magnitudo 3,2 di tenggara Kabupaten Bantul hanya dirasakan selama lima detik.

Gempa Bumi M 3,2 di Tenggara Bantul, Pusat Gempa di Darat

Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di sebelah tenggara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (26/10/2021).

GSST Gunungkidul Diselenggarakan dengan Menerapkan Prokes Ketat

Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan GSST mulai Minggu (24/10/2021) hingga Rabu (3/11/2021) di masa pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Longgarkan Aktivitas Masyarakat, Pemkab Gunungkidul Ingatkan Prokes

Pemkab Gunungkidul menghimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi karena pemerintah sudah melonggarkan aktivitas.

Ngeri! Wisatawan Di Bantul Temukan Bangkai Penyu Tanpa Kepala

Seekor penyu cukup besar yang ditemukan mati gegerkan Warga di sekitar Pantai Pandansari, Gadingsari, Sanden, Bantul

Desa Srigading Bantul Perbolehkan Hajatan, Tapi Hanya 50 Orang Tamu

Desa Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY menerapkan aturan tertentu untuk mencegah persebaran Covid-19 dari klaster hajatan, yakni membatasi 50 orang tamu.

Dugaan Penyebab Kematian Pemuda Madiun Tinggalkan Pesan di Indekos

Seorang pemuda asal Kota Madiun, Jawa Timur (Jateng) ditemukan meninggal dunia di kamar indekos di Kabupaten Sleman dengan meninggalkan pesan di secarik kertas.

Pemuda Madiun Ditemukan Meninggal di Indekos Sleman, Begini Pesannya

Seorang pemuda asal Madiun ditemukan meninggal dunia di kamar indekos yang belokasi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Polresta Jogja Ambil Alih Kasus Pelemparan Bus Arema FC

Polresta Jogja mengambil alih proses penanganan dan pengusutan kasus pelemparan bus Arema FC dari Polsek Gondokusuman yang terjadi beberapa waktu lalu.

Objek Wisata Kulonprogo Buka Terbatas, Pengelola Diminta Bentuk Satgas

Dinas Pariwisata Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menguji coba 31 objek wisata untuk dibuka secara terbatas pada Sabtu (23/10/2021).

Hasil Swab PCR, 1 Siswa di Sleman Positif Covid-19

Sesuai kebijakan Bupati Sleman, pembelajaran tatap muka di sekolah siswa yang positif Covid-19 ditutup sementara waktu.