Penuhi Nazar, Guru Olahraga Jalan Klaten-Jogja

Guru olahraga di Klaten penuhi nazar diterima sebgai PPPK dengan jalan kaki 42 kilometer.

Solopos.com, KLATEN – Seorang guru olahraga, Supriyadi, warga Brajan, Plangu, Trucuk, Klaten berjalan kaki menuju kampusnya, UNY, untuk memenuhi nazar lolos tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Aksi ini dilakukan Minggu (10/10/2021). Supriyadi adalah guru olahraga di SMPN 1 Trucuk yang sudah 16 tahun berstatus sebagai guru honorer kategori 2 (K2).

Baca Juga: Kisah Nabila, Anak Wonogiri yang Gigih Mewujudkan Mimpi

Berawal dari tes yang ia ikuti pada September 2021, Supriyadi ikut tes PPPK dan dinyatakan lulus pada Jumat (8/10/2021).

Selang dua hari, ayah tiga anak ini langsung memenuhi nazarnya berjalan ke kampus almamater. Jarak 42 kilometer ditempuhnya dengan mengombinasikan lari lambat, cepat, berkelok-kelok.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Angker Gedung Tua Bekas Mes Arseto Solo Versi Penjaga

Mendengar kesaksian penjaga gedung tua bekas Mes Arseto Solo.

Ratusan Mahasiswa Ikuti Aksi Solidaritas Korban Diklat Menwa UNS Solo

Seratusan mahasiswa mengikuti aksi solidaritas atas meninggalnya mahasiswa di saat mengikuti Diklat Menwa UNS Solo.

Disayangkan, Mahasiswa UNS Solo Meninggal Usai Ikuti Diklat Menwa

Kasus meninggalnya mahasiswa UNS setelah mengikuti pendidikan latihan Resimen Mahawsiswa atau Menwa UNS Solo.

Ayam Krispi di Sragen Makin Tipis, Ternyata Ini Penyebabnya

Penjual ayam krispi di Sragen kurangi porsi karena harus menyesuaikan dengan harga minyak goreng.

BEM SI Gelar Aksi di Slamet Riyadi, Ada yang Salfok Sama Polwan Ini?

Aksi bagi air minum kemasan dan permen oleh Polwan Polresta Solo mewarnai aksi demonstrasi para mahasiswa di Jl Slamet Riyadi.

3 Jam Setelah Berontak, Sapi Suparmin Dievakuasi dalam Kondisi Mati

Baru dibeli, sapi di Boyolali berontak dan pergi berujung kecebur sumur dan dievakuasi dalam kondisi sudah mati.

Para Pria Penunggang Sapi Sambangi Alun-alun Keraton Solo

Para penunggang sapi sambangi Alun-alun Keraton Solo.

Berhasil Bawa Medali Emas PON, Pesilat Klaten Bakal Urus Ternak

Peraih medali emas PON Papua asal Klaten berencana istirahat dan urus ternak sembari menunggu seleksi nasional SEA Games Vietnam.

Kasus Atap Masjid Ambrol Uji Kemampuan Matematika Kapolres Sukoharjo

Hitungan teknis Kapolres Sukoharjo terhadap insiden ambrolnya atap serambi Masjid Al Furqon Nguter.

Ribuan Warga Antre Vaksin di Benteng Vastenburg Solo

Ribuan warga antre daftar ulang vaksin di halaman Benteng Vastenburg, Solo.

Berburu Madu di Kaki Gunung Lawu, Bagaimana Caranya?

Kisah warga Jetis, Sragen, pemburu madu hutan di Kaki Gunung Lawu.

Disuntik Dana Rp400 Juta, Begini Jadinya Wisata Bukit Sidoguro Klaten

Penampakan Bukit Sidoguro, Bayat, Klaten, sejak digelontor dana Rp400 juta.

Brang-Brong Naik Motor di Sukoharjo, Siap-Siap Kenalpot Dimusnahkan

Seratusan kenalpot brong dimusnahkan jajaran Satlantas Polres Sukoharjo

VIDEO: Pernyataan Lengkap FX Rudy Tanggapi Istilah "Kader Celeng"

Pernyataan lengkap Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo tanggapi istilah 'Kader Celeng'.

Tanpa Komando, Pasukan Pemburu Ikan Serbu Saluran Dam Colo

Warga serbu saluran air Dam Colo, Sukoharjo, untuk memburu ikan di saat saluran ditutup untuk pemeliharaan irigasi.

Wisata Candi Cetho Sudah Dibuka, Catat Syarat Masuknya

Bukti telah mendapat vaksin menjadi syarat masuk objek wisata Candi Cetho, Karanganyar.