Perlukah Pelaku Kejahatan Seksual Dimaafkan?

Kemunculan kembali artis pelaku kejahatan seksual yang disambut secara berlebihan dan kemudian hadir kembali di televisi memicu kemarahan masyarakat. Apakah pelaku kejahatan seksual layak diterima kembali dan dimaafkan?

 www.freepik.com/Woman photo created by jcomp

SOLOPOS.COM - www.freepik.com/Woman photo created by jcomp

Berita kejahatan seksual masih saja bermunculan. Yang banyak memicu emosi adalah ketika seorang artis yang baru saja bebas setelah menjadi narapidana kasus kejahatan seksual dielu-elukan bak pahlawan oleh sejumlah penggemarnya. Belum cukup, dia bahkan kembali ke layar kaca televisi.

Hal ini lantas memicu pertanyaan, apakah pelaku kejahatan seksual termasuk di dalamnya perundungan seksual dan sebagainya layak diterima kembali di tengah masyarakat? Bisakah kita “mempercayainya” untuk hidup normal?

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

Mustakim Pulang Berlari Salatiga-Klaten, PKL Panen Rezeki

Banyaknya warga Trucuk, Klaten, yang menunggu kedatangan Mustakim yang jalan kaki dari Salatiga memberikan berkah bagi PKL.

Mustakim Peraih Emas PON Papua Lari 58 Km dari Salatiga ke Klaten

Nazar berlari itu sudah diniati Mustakim sebelum berangkat PON, dia sempat menyampaikan niatan itu kepada teman di pemusatan pelatihan dan kedua orang tuanya.

LIVE Persis Solo vs HWFC: Laga Berakhir, Persis Menang 2-1

Persis Solo menghadapi Hizbul Wathan FC dalam lanjutan babak penyisihan Grup C Liga 2. Duel ini dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo.

Persis Solo Akhirnya Menang, Kaesang: Maine Isih Elek!

Persis Solo akhirnya meraih kemenangan setelah sebelumnya meraih dua kali hasil imbang secara beruntun.

Duh! Klaster PTM Muncul di Kota Solo, 4 SD Ditutup Hingga Sebulan

Pemkot Solo menutup sementara PTM di empat SD di Kota Bengawan. Hal itu menyusul adanya siswa yang terpapar Covid-19 dalam tes acak program Kemenkes pertengahan bulan ini.

Pilu Pengakuan Anak Tersangka Ditiduri Kapolsek, Dijanjikan Ayah Bebas

S mengaku selama hampir dua pekan Iptu IDGN terus membujuknya dengan iming-iming sang ayah selaku tersangka akan dibebaskan.

Menguak Misteri Deretan Kecelakaan Maut di Km 91 Tol Cipularang

Tol Cipularang yang menghubungkan Cikampek-Bandung sepanjang 54 km berada di pegunungan sehingga jalannya naik turun dan juga mempunyai banyak jembatan yang panjang dan tinggi.

Bejat! Kapolsek Parigi 2 Kali Setubuhi Anak Tersangka di Hotel

Kapolsek Parigi, Sulteng, Iptu IDGN, memperkosa anak perempuan tersangka, S, 20, sebanyak dua kali di hotel dengan iming-iming membebaskan ayah S.

Lari Salatiga-Klaten, Mustakim Peraih Emas PON Papua Sempat 5 Kali Kram

Selepas PON XX Papua, Mustakim bakal mengikuti seleksi atlet untuk berlaga di SEA Games Vietnam dan berharap lolos seleksi.

Begini Awal Terungkapnya Perbuatan Bejat Pelatih Voli di Demak

Perbuatan pelatih voli di Kabupaten Demak, yang mencabuli belasan atlet atau anak didiknya yang masih di bawah umur terungkap setelah salah satu korbannya hamil.

Klaster PTM Solo Berkembang ke 5 SD, 47 Warga Sekolah Positif Covid-19

Sedikitnya 47 siswa dan pengajar SD di Kota Solo terpapar Covid-19 dalam masa pembelajaran tatap muka (PTM).

Gaya Kaesang Nonton Persis Solo vs HWFC, Pakai Sarung dan Peci

Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep, menggunakan style berbeda saat menonton Persis Solo melawan HWFC dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Manahan Solo.

Keterlaluan! Pelatih Voli di Demak Tega Cabuli 13 Anak Didik, 1 Hamil

Pelecehan seksual terhadap anak didiknya yang masih di bawah umur dilakukan seorang pelatih voli di Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng).

Muncul Klaster PTM di Solo, Ini Tanggapan Gibran

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo tak terganggu dengan kasus Covid-19 di sejumlah sekolah.

Kecelakaan Bos Indomaret: 4 Poin Penting Mengemudi di Sekitar Truk&Bus

Empat poin penting berkendara di sekitar truk dan bus.

Muncul Klaster PTM di Solo, 28 Siswa di 1 SD Terpapar Covid-19

Terdapat siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di empat SD di Kota Solo saat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).