PPKM Makin Longgar, Jangan Buru-Buru "Balas Dendam" Berwisata!

Pelonggaran kegiatan seusai pembatasan ketat berbulan-bulan demi menurunkan penularan Covid-19 memicu munculnya revenge travel atau revenge tourism atau biasa disebut wisata balas dendam. Kedisiplinan terhadap protokol kesehatan selama revenge travel menjadi kunci mencegah lonjakan kasus berikutnya. Revenge travel terjadi ketika masyarakat merasa haus mendapatkan hiburan atau refreshing setelah pengetatan aktivitas di rumah saja dalam periode yang lama.

 Wisatawan memadati area Pantai Sanur saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Denpasar, Bali, Minggu (19/9/2021). Obyek wisata yang dicanangkan sebagai kawasan zona hijau bebas Covid-19 tersebut ramai dikunjungi wisatawan setelah PPKM level 4 diturunkan menjadi level 3. (Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

SOLOPOS.COM - Wisatawan memadati area Pantai Sanur saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Denpasar, Bali, Minggu (19/9/2021). Obyek wisata yang dicanangkan sebagai kawasan zona hijau bebas Covid-19 tersebut ramai dikunjungi wisatawan setelah PPKM level 4 diturunkan menjadi level 3. (Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

Pelonggaran kegiatan seusai pembatasan ketat berbulan-bulan demi menurunkan penularan Covid-19 memicu munculnya revenge travel atau revenge tourism atau biasa disebut wisata balas dendam. Kedisiplinan terhadap protokol kesehatan selama revenge travel menjadi kunci mencegah lonjakan kasus berikutnya.

Revenge travel terjadi ketika masyarakat merasa haus mendapatkan hiburan atau refreshing setelah pengetatan aktivitas di rumah saja dalam periode yang lama. Masyarakat lantas memanfaatkan kondisi pelonggaran untuk berwisata dan bepergian ke luar rumah. Sebagai contoh, seseorang yang terlalu lama work from home (WFH) banyak yang merasa kangen bekerja di kantor. Ada perasaan bekerja di rumah kurang lengkap apabila tidak bertemu sejawat hingga menerima tamu di kantor.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

2 Mahasiswa Sempat Datangi Rumah Ortu Korban Diklat UNS Dini Hari

Dua mahasiswa UNS Solo sempat mendatangi rumah orangtua Gilang Endi S, korban meninggal saat diklat, di Karangpandan, Karanganyar. Mereka tak langsung memberi tahu kondisi Gilang yang meninggal.

Mahasiswa UNS Meninggal saat Diklat, Keluarga: Ada Luka di Tubuh Korban

Pihak keluarga almarhum mengungkapkan bahwa di tubuh Gilang Endi S. mahasiswa UNS yang meninggal saat ikuti diklat terdapat luka lebam dan darah.

Ini Penyebab Kapolres Nunukan Mengamuk dan Hajar Anak Buah

Syaiful Anwar marah-marah karena saat zoom meeting dengan Mabes Polri beberapa saat sebelumnya wajahnya tidak muncul di layar.

Persis Solo Lawan PSCS Cilacap, Ini Pesan Gibran

Persis Solo bakal menutup putaran pertama melawan pemuncak klasemen Grup C PSCS Cilacap pada Selasa (26/10/2021) pukul 15.15 WIB.

Terungkap, Mahasiswa UNS Solo yang Meninggal Ternyata Ikut Diklat Menwa

Gilang Endi S, mahasiswa UNS Solo meninggal dunia setelah mengikuti diklat Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS Solo.

Persis Solo vs PSCS Cilacap, Pelatih: Wajib Menang!

Persis Solo bakal bertemu dengan PSCS Cilacap yang merupakan pemuncak Grup C Liga 2 Indonesia di Stadion Manahan pada Selasa (26/10/2021).

Mahasiswa UNS Solo Gilang Disebut Sempat Kesurupan dan Dirukiah

Ayah korban menerima informasi Gilang Endi S sempat dirukiah karena kesurupan. Namun ia melihat ada kejanggalan karena di tubuh anaknya terdapat luka-luka.

Mahasiswa UNS Meninggal saat Diklat Menwa, Apa Itu Menwa?

Apa itu Menwa alias Resimen Mahasiswa? UKM di UNS Solo yang menggelar diklat dan menelan korban jiwa seorang mahasiswa.

Mahasiswa UNS Solo Dikabarkan Meninggal seusai Diklat, Ini Kata Polisi

Seorang mahasiswa UNS Solo dikabarkan meninggal dunia seusia mengikuti diklat salah satu organisasi kemahasiswaan, polisi masih menyelidiki.

Kenangan Terakhir Gilang, Potong Rambut dan Minta Disiapkan Sepatu PDL

Ayah Gilang Endi Saputra, Sunardi, menyebut anaknya potong rambut agar terlihat lebih rapi. Ternyata Gilang menyiapkan itu untuk bertemua Yang Kuasa.

Mengaku Ikhlas, Ayah Gilang: Tolong Jelaskan Sebab Kematian Anak Saya

Pihak keluarga meminta kejelasan penyebab kematian Gilang Endi S, mahasiswa UNS Solo yang meninggal dalam diklat Menwa.

Cerita Giyatno, Bos Jasa Penagihan Layani 46 Lembaga Pembiayaan di Solo

Bos jasa penagihan utang Solo, Giyatno, menceritakan bagaimana ia mengelola perusahaan dengan 100-an petugas penagih dan 46 lembaga yang menjadi kliennya.

Buntut Mahasiswa Meninggal, UNS Solo Bekukan Sementara Kegiatan Menwa

UNS Solo membekukan sementara kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) setelah ada satu mahasiswa yang meninggal seusai diklat Menwa.

Geger Jenazah Sejoli di Tasikmalaya, Polisi Sebut Luka Tembak 1 Pistol

Warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat geger penemuan jenazah dua sejoli dalam kamar kontrakan, Sabtu (23/10/2021) yang disebut polisi meninggal akibat luka tembak dari satu pistol.

Pelaku Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan, Terancam Hukuman Mati

Agus Supriyanto, 37, tersangka pembunuhan korban berinisial DS yang mayatnya dibuang di hutan, atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal seusai Diklat Menwa, BEM SV: Usut Tuntas!

BEM SV UNS Solo menuntut kampus, kepolisian dan Menwa segera mengusut tuntas kasus mahasiswa bernama Gilang Endi yang meninggal seusai diklat.