Raba Dada Siswi, Guru SMA Ditetapkan Tersangka

Dari gambar yang beredar, tampak tangan kanan guru seperti sedang meraba payudara siswi yang sedang duduk.

 Ilustrasi anak korban pelecehan seksual atau pencabulan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi anak korban pelecehan seksual atau pencabulan. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Seorang SMA guru di Manado, Sulawesi Utara berinisial MT ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada muridnya.

Aksi MT menjadi sorotan dan mengundang kecaman dari banyak kalangan.

Di media sosial (medsos) banyak warganet yang mengunggah tangkapan layar (screenshot) aksi pelecehan yang dilakukan MT kepada seorang siswi.

Dari gambar yang beredar, tampak tangan kanan guru seperti sedang meraba payudara siswi yang sedang duduk.

Peristiwa itu terjadi di sebuah ruangan.

Ketakutan

Tampak siswi yang menjadi korban seperti ketakutan karena hanya bisa tertunduk.

Dari gambar yang beredar, korban sedang melakukan aktivitas menulis dan juga memegang keyboard dari komputer sekolah.

Orang tua (ortu) telah melaporkan dugaan pelecehan seksual tersebut ke pihak kepolisian.

Polisi akhirnya menetapkan MT sebagai tersangka.

“Telah dilakukan gelar perkara dan lelaki MT ditetapkan dalam status tersangka, serta telah dibuatkan panggilan untuk tersangka,” kata Kasubbag Humas Polres Minsel, Iptu Robby Tangkere kepada wartawan, Rabu (13/10/2021) malam.

Bukti Cukup

Polisi menemukan bukti dan keterangan yang cukup untuk menetapkan MT sebagai tersangka.

MT diduga menyentuh dada siswinya saat korban mengetik formulir program beasiswa.

“Waktu kejadian Senin, tanggal 27 September 2021. Tempat kejadian perkara (TKP) di ruang guru,” katanya.

Saat ini polisi masih terus mendalami kasus ini. MT akan segera diperiksa.

Pegang Tangan

“Dalam waktu dekat MT akan kami periksa guna melengkapi berkas perkara,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Minsel Bripka Jemry Singal.

MT dipersangkakan Pasal 82 ayat (1) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. MT terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

MT membantah video viral yang menyebut dirinya telah melakukan pelecehan seksual terhadap siswi.

“Tidak benar. Soalnya, kalau mau dilihat di foto itu, kita pe tangan nda (saya punya tangan tidak memegang) atau menyentuh. Kita pe tangan (tangan saya) di meja, kemudian di atas tangan dia (siswa),” kata MT kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Disdik Sulut sudah memeriksa MT terkait video viral pelecehan siswi.

Baca Juga: Bejat! Paman Nodai Keponakan Berulang-Ulang 

Terkait bantahan MT, Disdik Sulut menyerahkan pengungkapan kasus kepada polisi.

“Kalau sudah begitu, nanti torang (kami) serahkan ke yang berwenang. Kuncinya siswa kan masih trauma. Jadi nanti mau klarifikasi ke orang tua siswa. Namanya begitu pasti dia (guru MMT) mengelak,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Grace Punuh.

“Nanti mau, panggil orang tua siswa. Kalau pihak guru, pasti mengelak. Jadi tindak lanjut nanti kami panggil orang tua. Karena yang tahu dia pegang atau tidak kan siswa,” imbuhnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minahasa Selatan-Minahasa Tenggara, Max Lengkong, mengatakan pihaknya telah memanggil beberapa saksi serta pelaku.

Saksi Membenarkan

Para saksi membenarkan bahwa guru tersebut melakukan pelecehan seksual.

“Kami sudah wawancara terhadap siswa yang berada di situ, satu siswa kami wawancara, dijelaskan kalau dia yang mengambil foto. Keterangan siswa yang bersangkutan bahwa kejadian itu terjadi pada 27 September. Itu juga dibenarkan oleh pelaku,” kata Max.

Max mengatakan, MT membantah melakukan pelecehan seksual. Namun MT mengakui foto yang viral itu adalah wajahnya.

“Hasil pemeriksaan didapati jawaban dari beliau rata-rata ditolak bahwa dia melakukan pelecehan terhadap siswa seperti yang diberitakan. Tapi intinya dia mengakui bahwa foto yang beredar itu adalah betul wajahnya. Tetapi beliau tidak mengakui bahwa dia sedang melakukan perbuatan yang tercela dalam arti memegang salah satu alat vital seorang siswa,” jelasnya.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Putri Gus Dur Usut Kakek-Kakek Pemulung Dihajar Warga

Mengutip keterangan akun Instagram @kabarnegri, kakek pemulung itu dikerumuni warga karena dituding mencuri dompet.

Heboh Ajaran Eksklusif LDII, Begini Kabar Terbarunya

Tudingan itu antara lain tentang ajaran LDII yang mengkafirkan orang Islam dari kelompok lain, pernikahan harus dengan sesama jemaah LDII, serta orang lain salat di masjid LDII harus dicuci lagi. 

Miris, Ayah di Lampung Diduga Cabuli 3 Anak

Perbuatan cabul ayah terhadap tiga anaknya ini terungkap setelah ada laporan dari paman korban.

Rentetan Teror Aceh, Prajurit TNI Tewas Ditembak Orang Misterius

Insiden penembakan terjadi di Jalan Lhok Krincong Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh pada Kamis (28/10/2021) sekitar pukul 17.15 WIB.

Terbongkar Praktik Prostitusi Anak di Bawah Umur di Bali

Praktik prostitusi melalui media sosial yang mempekerjakan anak di bawah umur berhasil dibongkar aparat kepolisian di Tabanan, Bali

Sejarah Hari Ini : 29 Oktober 2018, Lion Air Jatuh di Perairan Karawang

Berbagai peristiwa terjadi pada 29 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya terkait musibah pesawat Lion Air jatuh di Karawang.

Duh Indonesia, Dana Bedah Rumah Rp20 Miliar Dipakai Bancaan

Perkara ini bermula ketika ditemukan ada kejanggalan terkait bantuan keuangan khusus untuk bedah rumah.

Selamat! 2.850 Anggota Polri Terima Penghargaan dari Kapolri

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah memberikan penghargaan kepada 2.850 anggota Polri atas pengabdian dan dedikasinya dalam bertugas.

Bukti Pidana Ditemukan, Kapan Rachel Vennya Tersangka?

Menurut Kabid Humas, tim penyidik Polda Metro Jaya menemukan ada unsur tindak pidana yang diduga telah dilanggar oleh Rachel Vennya.

Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 di Rusia Meningkat, Moskow Lockdown

Penguncian atau lockdown secara sebagian di Moskow diterapkan menjelang penutupan tempat kerja berskala nasional selama sepekan mulai 30 Oktober.

Amerika Serikat Terbitkan Paspor Pertama untuk Gender-X

Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) pada Rabu (27/10/2021) mengumumkan perilisan paspor dengan tanda gender-X. 

Mantap! 116,62 Juta Orang Indonesia Sudah Vaksinasi Dosis Pertama

Penduduk Indonesia yang telah menerima vaksinasi dosis pertama hingga Kamis (28/10/2021) siang sudah mencapai 116,62 juta.

Putri Mako Jadi Rakyat Biasa, Bikin Paspor akan Tinggal di AS

Putri Mako dari Kekaisaran Jepang resmi menjadi rakyat jelata seusai menikahi sang pujaan hati bernama Kei Komuro.

Mantan Orang Kepercayaan Susi Pudjiastuti Ditahan Kejagung

Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengemukakan Syahril telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Salemba.

Bocah Madura Jadi Miliarder di Arab Saudi, Punya Koleksi Mobil Mewah

Farid, miliarder cilik berusia 8 tahun keturunan Madura mendapat warisan dari ayahnya di Arab Saudi.