Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

 Pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret pada Jumat (17/9). (Harian jogja/Catur Dwi Janati)

SOLOPOS.COM - Pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret pada Jumat (17/9). (Harian jogja/Catur Dwi Janati)

Solopos.com, BANTUL — Senin Depan, sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Selain Daftar Periksa Kesiapan (DPK) sekolah dan vaksinasi guru, capaian vaksinasi siswa jadi syarat uji coba ini.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko menyampaikan bila selain dua syarat dari pemerintah pusat. Yakni DPK dan vaksinasi guru, di DIY capaian vaksinasi pelajar jadi pertimbangan pembukaan sekolah. Dari segi vaksinasi guru, Bantul telah rampung memvaksin guru sejak beberapa waktu lalu.

“Izin orang tua itu mutlak. Kalau orang tuanya tidak mengizinkan, walaupun sekolahnya sudah siap, enggak bisa,” ujarnya pada Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Jelang Uji Coba PTM, Vaksinasi Pelajar SMP Terus Dikebut

“Ditambah pak Gubernur memang mengharapkan PTM itu mensyaratkan vaksinasi pelajarnya. Ini yang terus kita gencarkan,” terang Kepala DisdikPora Bantul.

Dijelaskan Isdarmoko, untuk melakoni uji coba PTM, mekanismenya sekolah yang sudah siap akan berkoordinasi sengan pengawas sekolah. “Pengawas sekolah turun melakukan verifikasi dengan kita ada instrumen-instrumen yang menjadi ketentuan,” tambahnya.

Kemudian dari instrumen yang telah diperiksa, pengawas akan melaporkan hasil pemeriksaan ke Dinas Dikpora Bantul. “Nanti akan dianalisis, kalau itu sekolag di Bantul memang siap kita berikan rekomendasi untuk PTM,” tandasnya.

Baca juga: Ganjil Genap Diberlakukan ke Tebing Breksi, 72 Kendaraan Diputar Balik

Syarat PTM Bantul

“Pekan depan jelas ada [sekolah yang buka]. Kita target bahkan harapannya bisa lebih dari 10 persen, karena kita ada 120 SMP dan MTS. Sehingga kalau nanti 10 persen kan paling enggak lebih dari 10. Nah syukur pekan depannya lagi, tambah lagi,” imbuhnya.

Isdarmoko mengatakan kemungkinan besar sekolah-sekolah yang pelajarnya telah menjalani vaksinasi akan melakukan uji coba PTM pekan depan. “Saya enggak ada pembatasan mau berapa sekolah [yang uji coba PTM], kalau bisa semua sekolah kenapa tidak,” imbuhnya.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo saat meninjau vaksinasi pelajar di SMP 2 Pleret menyebutkan untuk menyongsong program uji coba PTM, vaksinasi pelahar terus digencarkan.

Baca juga: Dampak PPKM, Kualitas Udara Kota Jogja Kian Membaik

“Kemarin pak Isdarmoko, pak Asisten Sekda Bantul, kemudian kepala sekolah semuanya dan para pengawas. Sudah menerima pengarahan langsung dari pak Bupati Bantul untuk persiapan uji coba PTM yang dilaksanakan Senin,” ungkapnya.

“Mestinya kita berharap, tatap muka itu nanti tetap dan harus, wajib mejalankan protokol kesehatan. Tidak diperbolehkan untuk tidak melaksanakan protokol kesehatan,” tegasnya.

Joko kembali mewanti-wanti anak-anak untuk tetap melaksanaan prokes meskipun telah divaksin. “Vaksin ini ketika sudah dilaksanakan, kula nyuwun titip kepada adik-adik semua, menjaga dan wajib disiplin protokol kesehatan. Tidak boleh setelah divaksin, terus kemudian tidak melaksanakan prokes,” pungkasnya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.