Tak Sanggup, Pengelola Serahkan Rusunawa Begalon I ke Wali Kota Solo

Pengelola Rusunawa Begalon I Solo menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut ke Wali Kota Solo karena sudah tidak sanggup.

 Kondisi Rusunawa Begalon I di RW 003, Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (26/9/2021). (Solopos/Wahyu Prakoso)

SOLOPOS.COM - Kondisi Rusunawa Begalon I di RW 003, Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (26/9/2021). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Begalon I menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka per pertengahan 2021.

Kepala UPT Rumah Sewa DPKPP Kota Solo, Iswan Fitradias, menjelaskan pengelola bersurat kepada Wali Kota Solo karena sudah menyerah alias tidak sanggup lagi mengelola.

Pengelola merupakan perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Solo, antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solo dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo).

Baca Juga: Populasi Kucing Jalanan Soloraya Naik saat Pandemi Corona, Mau Adopsi?

“Posisi sekarang ini, Wali Kota memerintahkan kami untuk mengumpulkan data-data keuangan yang masih tercatat supaya wali kota bisa mengaudit dan memperoleh gambaran sebenarnya,” katanya kepada Solopos.com, akhir pekan lalu.

Iswan mengatakan kondisi keuangan pengelola terdahulu minus atau rugi dan bangunan Rusunawa Begalon I Solo belum pernah diperbaiki. UPT juga sedang melakukan pemetaan para penghuni Rusunawa Begalon I.

Baca Juga: Pertandingan Pembuka Liga 2 di Stadion Manahan Solo Dijaga 350 Polisi

“Ketika gambaran dari sisi keuangan jelas dan kependudukan penghuninya jelas, kami berharap wali kota dengan regulasi dan kebijakannya bisa ndhawuhi kami nantinya seperti apa,” jelasnya.

Menurut Iswan, Pemkot Solo akan menguji kelayakan bangunan Rusunawa Begalon I pada tahun depan. Hasil kajian kelayakan teknis kondisi bangunan rusunawa bisa didapat pertengahan 2022 jika dimulai awal tahun depan.

Baca Juga: Unik! Ada Ormas Bernama Polokendho di Soloraya, Apa Saja Kegiatannya?

Iswan mengatakan Rusunawa Begalon I merupakan hibah dari pemerintah pusat sejak 16 tahun lalu. Saat itu Pemkot Solo belum punya UPT Rumah Sewa dan belum memiliki regulasi sehingga pengelola Rusunawa Begalon I dari perwakilan masing-masing OPD terkait.

Sementara itu, Ketua RT 007/RW 003 Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Tutik, tidak berada di Rusunawa saat Solopos,com berkunjung ke huniannya. Saat diminta tanggapan melalui Whatsapp, Minggu (26/9/2021), Tutik belum bersedia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Automatic Ozone Machine Bikin PTM di SDN II Butuhan Klaten Kian Nyaman

Dua siswa kelas V SDN II Butuhan, Delanggu, mampu membikin automatic ozone machine yang berfungsi membunuh virus dan bakteri dalam suatu ruangan (termasuk Covid-19).

Projo Fasilitasi 1.400 Dosis Vaksinasi di Banyudono Boyolali

 Banyudono dipilih menjadi lokasi sentra vaksinasi ini lantaran cakupan vaksinasi terbilang rendah.

Zona Hijau, Satgas Covid-19 Butuhan Klaten Tetap Gelar Operasi Yustisi

Operasi yustisi yang melibatkan pamong desa, polisi, sukarelawan, dan lainnya di Butuhan itu digelar setiap satu kali dalam sepekan.

Cerita Karyawan Pinjol Bikin IRT di Wonogiri Bunuh Diri: Gajinya Besar

Karyawan perusahaan pinjol ilegal yang diduga menyebabkan ibu-ibu di Wonogiri bunuh diri mengaku digaji besar dan mendapat fasilitas apartemen.

Mantap! Sukoharjo Ekspor Beras Mulai Tahun Depan

Pemkab Sukoharjo menargetkan bisa mulai ekspor beras yang ditanam menggunakan metode Indeks Pertanaman (IP) 400 pada 2022 mendatang.

Umbul Pelem Klaten Bayarkan Iuran BPJS Ketenagakerjaan Ratusan Warga

Umbul Pelem, Wunut, Klaten, membayarkan iuran jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada 650 kepala keluarga.

Selter Pasar Ikan Sumbang Transaksi hingga Rp1 Miliar di SGS 2021

Merchant sektor kuliner khususnya selter Pasar Ikan menyumbang transaksi hingga Rp1 miliar pada event SGS 2021 hingga Kamis (21/10/2021).

Alun-Alun Wonogiri Dibuka, PKL Wajib Ingatkan Konsumen Tak Bermasker

Pemkab Wonogiri membolehkan pedagang kaki lima (PKL) berjualan lagi di kawasan alun-alun mulai Sabtu (16/10/2021) malam.

Diluncurkan di Solo, BNI Xpora Mudahkan Akses UMKM ke Pasar Ekspor

BNI meluncurkan program BNI XPora yang bertujuan membantu dan memudahkan akses kalangan UMKM menuju pasar global.

Evaluasi Oke, PTM SD di Boyolali akan Diperluas

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan PTM di 56 SD inti, Disdikbud menemukan tidak ada hal negatif termasuk tidak ada komplain dari masyarakat.

Serahkan Bantuan pada 5.680 PKL, Bupati-Dandim Ingatkan Prokes Covid-19

Bupati dan Dandim Karanganyar memanfaatkan momen penyerahan bantuan kepada 5.680 PKL untuk mengingatkan prokes Covid-19.

PPKM Level 2, Penerangan di 9 Ruas Jalan Sukoharjo Dinyalakan Lagi

Dishub Sukoharjo akhirnya menyalakan kembali lampu penerangan jalan umum (PJU) di sembilan ruas jalan menyusul turunnya PPKM ke level 2.

Aliansi BEM Soloraya Sebut Menteri Nadiem Gagal Mereformasi Pendidikan

Aliansi BEM Soloraya mengkritik Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Nadiem Makarim yang dinilai gagal mereformasi dunia pendidikan Indonesia.

3 Kali WTP Beruntun, Pemkab Klaten Terima Penghargaan Menteri Keuangan

Penghargaan ini menjadi penyemangat jajaran Pemkab Klaten bersama OPD Kabupaten Klaten untuk meningkatkan kinerja, khususnya tata kelola keuangan.

Disdikbud Ternyata Juga Ragu Kebenaran Asal Usul Nama Sragen

Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen tidak menemukan dokumen yang menyebutkan adanya peristiwa pasrah legen yang jadi asal usul nama Sragen.