Terbebani Biaya Operasional, Gembira Loka Zoo Hanya Buka Akhir Pekan

Gembira Loka Zoo mulai pekan depan hanya buka pada Sabtu dan Minggu.

 Pengunjung menikmati suasana GL Zoo saat uji coba operasional wisata di masa penerapan PPKM level 3. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pengunjung menikmati suasana GL Zoo saat uji coba operasional wisata di masa penerapan PPKM level 3. (Istimewa)

Solopos.com, JOGJA — Objek wisata Gembira Loka Zoo (GL Zoo) atau Kebun Binatang Gembira Loka Jogja memutuskan hanya buka di akhir pekan yakni pada Sabtu dan Minggu di masa uji coba pembukaan wisata selama PPKM. Tinggrinya biaya operasional menjadi alasan kebijakan ini diambil selain karena masih sepinya wisatawan.

“Mulai Senin pekan depan GL Zoo tidak buka penuh, tapi hanya buka dua kali dalam sepekan, Sabtu dan Minggu saja. Ini untuk mengurangi beban operasional yang kami tanggung,” kata Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo, Jumat (24/9/2021).

Kurang lebih hampir dua pekan pelaksanaan uji coba operasional wisata di DIY, GL Zoo menilai kunjungan wisatawan belum memuaskan. Hal ini karena proses pemindai wisatawan melalui aplikasi Pedulilindungi dan berujung banyak yang ditolak masuk. Sebelumnya, destinasi wisata ini buka setiap hari kecuali Jumat. Harga tiket yang diberlakukan yakni Rp60.000 pada Senin-Kamis dan Rp75.000 di akhir pekan.

Baca Juga: Pengelola Objek Wisata di Jogja Keberatan Aturan Ganjil Genap

“Setelah uji coba selama 10 hari ternyata pengunjung yang bisa masuk rata-rata per hari tidak lebih 70 orang,” kata Joko.

Menurut dia, penyebab dari minimnya jumlah pengunjung selama masa uji coba tersebut karena anak usia di bawah 12 tahun tidak bisa masuk lantaran belum divaksin. Mereka yang tak lolos aplikasi PeduliLindungi jumlahnya bahkan mencapai lima atau enam kali dari yang lolos masuk per harinya.

“Kalau yang bisa masuk hari itu 30 orang, berarti yang ditolak sekitar 200 an orang, karena orang tua biasanya bawa anak kecil yang belum vaksin,” ucap Joko.

Tersaring PeduliLindungi

Dia menyadari pentingnya peraturan pemerintah yang mewajibkan wisatawan lolos aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk selama masa uji coba pembukaan destinasi wisata. Kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 masih harus diantisipasi meski kasus kian melandai. Penerapan pemindai melalui aplikasi itu juga untuk mencegah pengunjung dari luar daerah berbondong-bondong menuju objek wisata dan akan menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Bawa Anak Kecil, Pengunjung Gembira Loka Zoo Jogja Balik Kanan

“Kami bukan memprotes kebijakan itu. Kami tetap mendukung kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

Dengan operasional hanya di akhir pekan, manajemen mencoba untuk menawarkan pilihan wisata yang menarik bagi pengunjung. Nantinya pengunjung pada pagi mulai pukul 06.00 Wib hingga 08.00 Wib GL Zoo membuka kegiatan olahraga bagi mereka yang gemar olahraga pagi.

“GL Zoo sudah beberapa pekan ini uji coba kegiatan olahraga pada Sabtu dan Minggu. Selama dua jam mulai pukul 06.00 Wib pagi kami buka untuk olahraga outdoor. Tidak hanya olahraga bersepeda, tapi juga bisa joging di tempat wisata ini,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Target Waktu Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo Seksi 1

Proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo di Purwomartani, Kalasan sudah menyerap anggaran Rp344 miliar.

Cinta Ditolak, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil ABG Gebetan di Medsos

Seorang pemuda tega menyebarkan foto bugil ABG gebetannya di media sosial karena cintanya ditolak.

Waduh! Niat Cari Kerja, ABG di Sleman Jadi Korban Pencabulan Pelaku LSL

Seorang ABG atau remaja di Sleman menjadi korban pencabulan pelaku homoseks laki suka laki atau LSL yang mengiming-imingi pekerjaan.

Misteri Jenazah Mularti di Muara Sungai Opak Bantul, Korban Pembunuhan?

Polisi menyelidiki kematian Mularti, 56, yang ditemukan meninggal di muara Sungai Opak Bantul, Senin (25/10/2021) pukul 11.30 WIB dalam kondisi luka di muka.

Gempa Bantul Pagi Ini, Hanya Terasa 5 Detik

Gempa magnitudo 3,2 di tenggara Kabupaten Bantul hanya dirasakan selama lima detik.

Gempa Bumi M 3,2 di Tenggara Bantul, Pusat Gempa di Darat

Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di sebelah tenggara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (26/10/2021).

GSST Gunungkidul Diselenggarakan dengan Menerapkan Prokes Ketat

Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan GSST mulai Minggu (24/10/2021) hingga Rabu (3/11/2021) di masa pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Longgarkan Aktivitas Masyarakat, Pemkab Gunungkidul Ingatkan Prokes

Pemkab Gunungkidul menghimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi karena pemerintah sudah melonggarkan aktivitas.

Ngeri! Wisatawan Di Bantul Temukan Bangkai Penyu Tanpa Kepala

Seekor penyu cukup besar yang ditemukan mati gegerkan Warga di sekitar Pantai Pandansari, Gadingsari, Sanden, Bantul

Desa Srigading Bantul Perbolehkan Hajatan, Tapi Hanya 50 Orang Tamu

Desa Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY menerapkan aturan tertentu untuk mencegah persebaran Covid-19 dari klaster hajatan, yakni membatasi 50 orang tamu.

Dugaan Penyebab Kematian Pemuda Madiun Tinggalkan Pesan di Indekos

Seorang pemuda asal Kota Madiun, Jawa Timur (Jateng) ditemukan meninggal dunia di kamar indekos di Kabupaten Sleman dengan meninggalkan pesan di secarik kertas.

Pemuda Madiun Ditemukan Meninggal di Indekos Sleman, Begini Pesannya

Seorang pemuda asal Madiun ditemukan meninggal dunia di kamar indekos yang belokasi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Polresta Jogja Ambil Alih Kasus Pelemparan Bus Arema FC

Polresta Jogja mengambil alih proses penanganan dan pengusutan kasus pelemparan bus Arema FC dari Polsek Gondokusuman yang terjadi beberapa waktu lalu.

Objek Wisata Kulonprogo Buka Terbatas, Pengelola Diminta Bentuk Satgas

Dinas Pariwisata Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menguji coba 31 objek wisata untuk dibuka secara terbatas pada Sabtu (23/10/2021).

Hasil Swab PCR, 1 Siswa di Sleman Positif Covid-19

Sesuai kebijakan Bupati Sleman, pembelajaran tatap muka di sekolah siswa yang positif Covid-19 ditutup sementara waktu.

Terungkap! Mahasiswi di Sleman Minum Racun Tikus Gegara Tugas Kuliah

Mahasiswi di Sleman yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekos diduga melakukan bunuh diri dengan cara minum racun tikus.