Ternyata, Aspal Sirkuit Mandalika Lebih Baik Dibanding Sepang Malaysia

Salah satu keunggulan yang menonjol dari Sirkuit Mandalika adalah kualitas aspalnya. Aspal yang digunakan merupakan jenis SMA.

 Foto udara tikungan ke-14 dan tikungan-15 lintasan Mandalika International Street Circuit dengan latar Pantai Lombok, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

SOLOPOS.COM - Foto udara tikungan ke-14 dan tikungan-15 lintasan Mandalika International Street Circuit dengan latar Pantai Lombok, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

Solopos.com, SOLO – Proses pengerjaan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, telah selesai. Bahkan, sirkuit tersebut akan menjadi venue World Superbike pada tahun ini. Serta dikabarkan masuk dalam kalender Moto GP musim 2022.

Lantas apa keistimewaan Sirkuit Mandalika? Salah satu yang menonjol adalah kualitas aspalnya. Pengerjaan aspal di Sirkuit Mandalika telah selesai pada 15 Agustus 2021 lalu. Saat itu, lapisan aspal ketiga atau yang terakhir telah dihamparkan.

Mengutip detik.com, PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) mendatangkan langsung aspal dari Inggris untuk memoles lapisan ketiga atau lapisan paling atas. Adapun lapisan aspal atas yang digunakan berjenis Stone Mastic Asphalt (SMA).

Baca Juga: Kata Rossi Soal Balapan di Mandalika: Jika Panas, Bisa Terjun ke Laut!

Direktur Konstruksi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dwianto Eko Winaryo, mengungkapkan keunggulan aspal tersebut. Salah satunya adalah membuat pembalap tidak mudah terjatuh saat balapan dalam kondisi hujan.

Kualitas aspal milik Sirkuit Mandalika ini dianggap lebih unggul ketimbang aspal milik Sirkuit Sepang, Malaysia. Pasalnya, aspal jenis SMA ini tergolong baru dan hanya ada beberapa sirkuit yang menggunakan.

“Tidak semua sirkuit di dunia menggunakan aspal jenis ini. Karena produknya baru keluar 2015. Yang sudah itu baru Silverstone, Dubai, dan Phillip Island. Sepang pun belum, karena dibangun 2012 pada saat itu belum ada aspal seperti ini,” kata Dwianto.

Sebagai informasi, Stone Mastic Asphalt (SMA) merupakan bahan campuran aspal dan digunakan untuk melapisi permukaan atas aspal. Lapisan aspal ini diklaim bisa memperkuat struktur lapisan permukaan lintasan supaya kuat, dengan prinsip kontak stone by stone untuk memperkuat struktur lapisan.

Baca Juga: Meninggal di Balap World Supersport 300, Ini Sosok Dean Berta Vinales

Selain aspal, pemandangan di Sirkuit Mandalika juga menjadi keunggulan tersendiri. Dikutip dari Okezone.com, Lokasi Sirkuit Mandalika yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika) di Desa Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuat trek tersebut di bangun di sebuah pulau yang dikelilingi lautan.

Baik pembalap, kru, hingga penonton akan siduguhkan panorama perbukitan yang dikelilingi laut. Terlebih, pemandangan laut di Lombok cukup mengesankan. Dua keunggulan itu akan menjadi daya tarik tersendiri dari Sirkuit Mandalika.


Berita Terkait

Berita Terkini

Gantikan Teguh Prakosa, Janjang Janji Gas Pol Pimpin ISSI Solo

Politikus PDIP, Janjang Sumaryono Aji, siap gas pol seusai dilantik sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo periode 2021-2025.

Prediksi Manchester United vs Liverpool: Salah Momok Setan Merah

Manchester United akan menghadapi tantangan Liverpool dalam lanjutan pekan kesembilan Liga Premier Inggris di Old Trafford, Minggu (24/10/2021) pukul 22.30 WIB.

Prediksi Barcelona vs Real Madrid: Era Baru El Clasico!

Partai panas antara Barcelona melawna real Madrid akan tersaji di Liga Spanyol, Minggu (24/10/2021) pukul 21.15 WIB.

Liga 1 dan Liga 2 Bisa Ditonton di Stadion? Ini Jawaban Menpora

Menpora dan PSSI sepakat menyebut pelaksanaan kebijakan untuk menghadirkan penonton di stadion saat pertandingan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 masih membutuhkan waktu.

Edaaan! Chelsea Lumat Norwich City 7-0

Chelsea memetik kemenangan besar atas Norwich dalam lanjutan Liga Premier Inggris.

Praveen/Melati Gagal ke Final Denmark Open 2021

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, gagal melaju ke babak final Denmark Open 2021.

Kejutan! Rival Persis Solo Dibekuk Persebi Boyolali di Laga Uji Coba

Persebi Boyolali secara mengejutkan mampu menaklukkan PSCS Cilacap dalam laga uji coba. Persebi menang dengan skor tipis 2-1.

Steven Gerrard Dilirik Newcastle United

Posisi pelatih Newcastle United masih kosong menyusul dipecatnya Steve Bruce pada Rabu (20/10/2021) waktu setempat.

Prediksi Chelsea vs Norwich: Putar Otak Cari Ujung Tombak

Chelsea akan menghadapi tantangan Norwich City dalam lanjutan pekan kesembilan Liga Premier Inggris.

Bungkam Usai Dipanggil Presiden Soal Sanksi WADA, Menpora Kena Marah?

Indonesia bersama Korea Utara dan Thailand dijatuhi sanksi WADA sehingga tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di Olimpiade.

Liga 1: PSS Sleman Dibekuk Persib Bandung 2-4

Persib Bandung berhasil memenangkan pertadingan kala menjamu PS Sleman dengan skor 4-2 dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo pada Jumat (22/10/2021) malam.

Kabar Baik! Jelang Lawan PSCS, Striker Persis Solo Pulih dari Cedera

Persis Solo mendapat kabar baik jelang melawan PSCS Cilacap dalam lanjutan Grup C Liga 2. Laskar Sambernyawa mendapat tambahan amunisi setelah striker Irfan Jauhari pulih dari cedera.

Babak I Selesai, PSS Sleman Unggul 1-0 Atas Persib Bandung

Persib Bandung menjamu PS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo pada Jumat (22/10/2021) malam.