Uang Kas Milik SDN 2 Pucanganom Gunungkidul Digasak Maling

SDN 2 Pucanganom, Kapanewon (kecamatan) Rongkop, Kabupaten Gunungkidul jadi sasaran pencurian. Uang kas sekolah disikat pencuri.

 Olah TKP di SD Negeri 2 Pucanganom, Kapanewon Rongkop, Selasa (7/9/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Olah TKP di SD Negeri 2 Pucanganom, Kapanewon Rongkop, Selasa (7/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — SDN 2 Pucanganom, Kapanewon (kecamatan) Rongkop, Kabupaten Gunungkidul jadi sasaran pencurian. Pelaku berhasil menggasak uang kas sekolah jutaan rupiah.

Kanit Reskrim Polsek Rongkop, Aipda Priyo mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui salah seorang guru, Mulyati. Guru tersebut datang ke sekolah sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu Mulyati mencoba mengecek buku kas sekolah yang disimpan di dalam laci. Ia yang merupakan bendahara sekolah, dibuat kaget saat uang di laci tidak ada.

Baca juga: Perjalanan Panjang Petani Pesisir Kulonprogo Melawan Penambangan Pasir Besi

Mulyati kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Sekolah. Saat kembali dicek di ruangan tersebut ternyata ada dua meja lainnya yang uangnya hilang. Pihak sekolah lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rongkop untuk segera dilakukan penanganan.

Aipda Priyo mengatakan dari tiga meja yang uangnya hilang, ada uang jutaan rupiah yang hilang. Di meja pertama atau milik bendahara ada lebih dari Rp7 juta.

“Dua meja lainnya ada ratusan ribu rupiah yang hilang. Total kerugian Rp8,138 juta,” ujar Aipda Priyo, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Meski Turun Level PPKM, Pemkab Gunungkidul Belum Berani Buka Objek Wisata

Pihak kepolisian yang melakukan olah TKP, menemukan jendela belakang ruangan dalam posisi terbuka dan ada bekas congkelan. Pihak kepolisian belum bisa memastikan kapan kejadian pencurian tersebut.

Untuk kelanjutan kasus ini ditangani Polres Gunungkidul. Anggota Reskirm Polres Gunungkidul dan tim inafis yang dipimpin Kanit Inafis datang ke lokasi untuk pengumpulan bukti dan keterangan.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan petugas masih menangani kasus tersebut. Sejumlah barang bukti juga diamankan oleh petugas. “Masih didalami, semoga segera terungkap,” ujarnya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Baik! Tak Ada Zona Merah di Jogja, Tinggal Satu Oranye

Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengumumkan tidak ada lagi kelurahan di Kota Jogja yang masuk zona merah, dan tersisa satu yang zona oranye.

Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan workshop pengembangan kewirausahaan, Sabtu (16/10/2021).

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Pemkot Jogja Ingin Seluruh Wisata di DIY Bolehkan Anak 12 Tahun Masuk

Pemerintah Kota atau Pemkot Jogja berharap seluruh tempat wisata di Yogyakarta diizinkan untuk memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke kawasan wisatanya.

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

Pemkot Jogja Tidak Lagi Gunakan Metode Swab untuk Tes Covid-19, Lalu?

Pemerintah Kota Jogja tidak akan lagi menggunakan metode swab dalam pengambilan sampel tes Covid-19.

Bertambah, Pasien Covid-19 Klaster Senam Sehat di Bantul Jadi 14 Orang

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster senam di Mbelan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus bertambah hingga Kamis (14/10/2021), tercatat 14 orang.

Ini Daftar Wisata Terbaru di Yogyakarta yang Instagramable

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam destinasi wisata terbaru yang layak dikunjungi.

Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Inilah penjelasan kenapa sampai saat ini objek wisata pantai di Gunungkidul tak kunjung dibuka.

Jual ke Penyedia Nikah Siri, Komplotan Pencuri Buku Nikah Diringkus

Aparat Polres Gunungkidul meringkus komplotan pencurian spesialis buku nikah dan akta nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri dan kawin kontrak.

Tabrakan Pikap dan Scoopy Di Kulonprogo, Dua Orang Tewas di TKP

Dua orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara pikap dan Scoopy di Kulonprogo.

Gempa 4,9 Magnitudo Goyang Yogyakarta, Warga Berhamburan Keluar Gedung

Gempa bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, turut dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

7 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Tilik Bantul Dipindahlan ke RSLKC

Warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tilik di Srigading, Saden, Bantul mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Gempa Kekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Yogyakarta Siang Ini

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 di ke kedalaman 10 kilometer (km) dan pusat gempa di perairan selatan Jawa.

Antisipasi Gelombang Tiga, Dinkes Sleman Jemput Bola Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan penurunan level PPKM berdampak pada pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.