Wonogiri akan Gelar Seleksi Perangkat Desa, Seperti Ini Aturan Mainnya

Sebanyak 485 jabatan perangkat desa yang kosong di 251 desa di Wonogiri akan dilakukan evaluasi, pencermatan, dan pemetaan.

 Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memberi arahan kepada kepala desa terkait seleksi perangkat desa 2021 Ruang Khayangan, Setda Wonogiri, Senin (13/9/2021). 
(Istimewa-Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memberi arahan kepada kepala desa terkait seleksi perangkat desa 2021 Ruang Khayangan, Setda Wonogiri, Senin (13/9/2021). (Istimewa-Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI –Sistem seleksi perangkat desa 2021 Kabupaten Wonogiri akan mengacu pada seleksi perangkat desa di kabupaten itu pada 2018. Seleksi pada tahun itu dinilai sukses dan mampu meredam kerusuhan dan kegaduhan dalam mengisi kekosongan perangkat desa.

“Ada beberapa regulasi yang kami sampaikan kepada para kepala desa sekaligus sosialisasi. Agar saat pelaksanaan pengisian seleksi perangkat desa nanti berada dalam satu pemahaman yang sama,” kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat memberi arahan ke sejumlah kepala desa terkait persiapan pengisian kekosongan perangkat desa di Ruang Khayangan, Sekretariat Daerah Wonogiri, Senin (13/9/2021).

Bupati yang akrab disapa Jekek itu mengatakan sejumlah regulasi yang disampaikan yakni aspek wilayah kerja, beban kerja dan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja desa (APB desa) sebagai nomenklatur yang digunakan untuk anggaran pembayaran penghasilan tetap (siltap).

Baca juga: Jos! 18.300 Warga Wonogiri Divaksin Covid-19 Dalam Sehari

Sebanyak 485 jabatan perangkat desa yang kosong di 251 desa akan dilakukan evaluasi, pencermatan dan pemetaan. Usulan dari kepala desa itu didorong untuk mempertimbangkan aspek wilayah kerja dan penggabungan teritorial.

“Usulan akan kami cermati terkait masalah beban kerja. Satu kepala dusun harus mengkoordinasi 300 kepala keluarga. Semua usulan harus disesuaikan dengan kemampuan dana desa sebagai sumber untuk pembayaran Siltap,” ungkap dia.

Perampingan perangkat desa, kata Jekek, sesuai dengan Permendagri No. 67/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Struktur organisasi yang diatur dalam regulasi itu yakni minim struktur kaya fungsi.

Baca juga: Sekolah di Wonogiri Boleh Gelar PTM Akhir Bulan ini, Tapi…¬†

Ia mengaku belum mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai regulasi pelaksanaan kegiatan seleksi perangkat desa. Ia lebih memilih mensosialisasikan rencana kegiatan kepada para kades secara tatap muka. Tidak hanya sebatas mengeluarkan Perbup, subtansi dari kegiatan harus dipahami kades.

“Tadi kami diskusi dengan para kades. Mereka meminta agar seleksi perangkat desa tetap berkoordinasi dengan pemda seperti yang sudah dilaksanakan pada 2018. Sebenarnya ini wewenang desa. Karena pada saat itu tidak ada kegaduhan dan dianggap sukses,” ujar dia.

Memenuhi Akuntabilitas Publik

Pada seleksi perangkat desa 2018, lanjut Jekek, ada 718 formasi. Semangat Pemkab Wonogiri untuk membangun infrastruktur pemerintah yang kuat dan ideal harus dimulai dengan pola perurutan. Pola itu harus memenuhi akuntabilitas publik.

“Dalam seleksi itu ada proses uji kompetensi. Semua pihak bisa mengawasi. Alhamdulillah sukses tidak ada kejadian yang mencederai proses seleksi [korupsi, kolusi dan nepotisme],” papar dia.

Baca juga: Ortu Kudu Waspada! Begini Cara Pengedar Jual Obat Keras ke Pemuda Wonogiri

Menurut dia, proses seleksi perangkat desa semacam itu merupakan inisiatif dari pemkab. Seleksi dikoordinasi oleh Pemda. Semua pihak bisa turut terlibat dalam pengawasan, seperti Kapolsek, Camat dan unsur lainnya.

“Jadwal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, nanti Desember 2021 sudah terbit SK. Ya berarti satu bulan lagi, Oktober sudah bisa digelar seleksinya,” kata Jekek.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Kampung Matoa Boyolali Bermula dari Mantu

Melihat banyaknya pohon matoa di perkarangan rumah warga Karangduwet, besan dari Klaten menyebut kampung asal pengantin putri sebagai Kampung Matoa.

Tes Urine Mendadak, Prajurit TNI Wonogiri Negatif Narkoba

Tes narkoba melalui urine dilaksanakan secara berkala dan pelaksanaannya secara mendadak.

Siap-siap! Pemadaman Listrik di Klaten Hari Ini (26/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Klaten hari ini, Selasa (26/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Jadwal Pemadaman Listrik di Solo Hari Ini (26/10/2021), Mana Saja?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo hari ini, Selasa (26/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Lima Sektor Jadi Perhatian Khusus

 Setidaknya lima sektor yang harus mendapatkan perhatian khusus untuk mencegah gelombang ketiga Covid-19.

Air Hujan Bunderjarakan Klaten Pun Dapat Sembuhkan Berbagai Penyakit

Air hujan yang disetrum dapat membersihkan tubuh setelah diminum secara rutin.

Pekan Pertama PTM di Wonogiri Tidak Ada Kasus Covid-19

PTM terbatas hanya boleh dilaksanakan sekolah yang sudah pernah menggelar uji coba PTM.

65 Pengrajin Batik di Kawasan Gunung Sewu Ikuti Diklat Pewarna Alami

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menggeliatkan kembali kegiatan ekonomi warga.

Bos Debt Collector Solo Ungkap Cara Kerja Sindikat Penggelapan Aset

Bos perusahaan penyedia jasa debt collector di Solo Giyatno mengungkapkan cara kerja sindikat penggelapan aset milik perusahaan pembiayaan dan debitur.

Pemkab Sukoharjo Bagikan 1.700 Paket Bantuan, Driver Ojol Ikut Kebagian

Pemkab Sukoharjo membagikan bantuan sebanyak 1.700 paket kepada warga yang terdampak Covid-19 termasuk para driver ojek online.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal seusai Diklat Menwa, BEM SV: Usut Tuntas!

BEM SV UNS Solo menuntut kampus, kepolisian dan Menwa segera mengusut tuntas kasus mahasiswa bernama Gilang Endi yang meninggal seusai diklat.

Punya 100 Personel, Bos Debt Collector Solo Ini Ogah Layani Pinjol

Bos perusahaan jasa penagihan utang yang memiliki 100-an personel debt collector di Solo ini mengaku ogah menjalin kerja sama dengan perusahan pinjol, ini alasannya.

Pilkades Antarwaktu Gedangan Sukoharjo Masuki Masa Pendaftaran Calon

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades antarwaktu Gedangan, Grogol, Sukoharjo, memasuki tahapan pendaftaran calon yang berlangsung 10 hari.

Sensus Pertanian di Karanganyar, Upaya Genjot Ekonomi di Tengah Pandemi

Pemkab Karanganyar mendukung program Sensus Pertanian tahun 2023 demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Warga Bunderjarakan Klaten Masih Konsumsi Air Hujan

Hujan menjadi sumber air utama bagi warga Dukuh Bunderjarakan, Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, Klaten.