Tutup Iklan

Intai Ikan Gabus dengan Panjat Pohon, Warga Dalangan Sukoharjo Ditemukan Kalap di Sungai Wangan

Nasib nahas menimpa Hartono, 40, warga Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ditemukan meninggal setelah hanyut di Sungai Wangan.

 Ilustrasi orang tenggelam. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi orang tenggelam. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO — Nasib nahas menimpa Hartono, 40, warga Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ditemukan meninggal setelah hanyut di Sungai Wangan saat mencari ikan pada Rabu (15/9/2021).

Hartono ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian di Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, korban Hartono diketahui tengah mencari ikan bersama temannya di Sungai Wangan, Desa Pojok Tawangsari.

Baca Juga: 2 Orang di Sukoharjo Tepergok Buang Limbah ke Bengawan Solo Pakai Mobil Bak Terbuka

Pencarian ikan dilakukan Hartono dengan cara menembak menggunakan senapan. Hartono mengintai ikan dengan memanjat pohon yang berada di bibir sungai. Dari atas pohon inilah, Hartono melihat target ikan.

Namun nahas saat hendak menembakkan senapan tiba-tiba cabang pohon yang dinaikki Hartono patah hingga membuat korban jatuh ke dalam aliran air sungai sekitar pukul 11.30 WIB.

“Korban sempat berteriak kutuk… kutuk… [ikan gabus] lalu jatuh dan hanyut ke sungai,” kata Wakapolsek Tawangsati Iptu Maryadi.

Seketika itu, teman korban berteriak meminta tolong. Warga yang mengetahui korban hanyut di aliran sungai langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tawangsari.

Baca Juga: Elpiji 3 Kg Hanya untuk Pemegang Kartu Sembako, Dinsos Sukoharjo Verifikasi DTKS

Polisi dibantu tim SAR Sukoharjo melakukan pencarian terhadap korban kalap. Sekitar pukul 12.45 WIB, tim SAR berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tak bernyawa tak jauh dari lokasi kejadian.

“Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ir Soekarno. Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

320 Petani Milenial Klaten Diusulkan Ikut Pelatihan di Kementan

Pemkab Klaten mengusulkan ratusan petani milenial yang umurnya di bawah 40 tahun ikut pelatihan dari Kementerian Pertanian.

Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Tak Sanggup, Pengelola Serahkan Rusunawa Begalon I ke Wali Kota Solo

Pengelola Rusunawa Begalon I Solo menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut ke Wali Kota Solo karena sudah tidak sanggup.

Populasi Kucing Jalanan Soloraya Naik saat Pandemi Corona, Mau Adopsi?

Pegiat komunitas pencinta kucing, Rudimeong, mengajak masyarakat untuk mengadopsi kucing jalanan ketimbang membeli.

Sebelum Terbakar, Pasar Janglot Sragen Pernah Hampir Direvitalisasi

Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang terbakar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari pernah hampir direvitalisasi beberapa tahun lalu.

Sudah Ada PJU, Warga Karangasem Sukoharjo Tak Perlu Takut Keluar Malam

Belasan lampu PJU bertenaga surya kini menerangi jalan Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, bantuan dari Kementerian ESDM.

Pertandingan Pembuka Liga 2 di Stadion Manahan Solo Dijaga 350 Polisi

Pertandingan pembuka kejuaraan sepak bola Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Minggu sore, dijaga ratusan aparat kepolisian.

Brankas Berisi Rp300 Juta Selamat dari Kebakaran Pasar Janglot Sragen

Brankas berisi uang Rp300 juta selamat dari kebakaran Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang menghanguskan puluhan kios dan los.

Unik! Ada Ormas Bernama Polokendho di Soloraya, Apa Saja Kegiatannya?

Organisasi kemasyarakatan atau ormas di Soloraya ini punya nama unik yakni Polokendho, anggotanya dari berbagai latar belakang profesi dan pekerjaan.

Innalillahi, Warga Solo Meninggal Mendadak Saat Piknik di Karangpandan

Warga Sangkrah, Solo, meninggal dunia secara mendadak saat hendak makan sambil menikmati pemandangan di Karangpandan, Karanganyar.

Polisi Ungkap Cara Pengedaran Upal Boyolali, Dijual hingga Modus Klenik

Pengedaran upal oleh komplotan yang tertangkap di Mojosongo, Boyolali, dilakukan dengan beberapa cara salah satunya modus klenik.

Penganut Hindu Klaten Minta Bangunan Tol Solo-Jogja Tak Tutupi Yoni

Penganut Hindu di Klaten meminta agar bangunan tol Solo-Jogja tak berada tempat di atas atau menutup yoni di tengah sawah Keprabon.

4 Jam Api Membara, Puluhan Los-Kios Pasar Janglot Sragen Jadi Arang

Kebakaran yang berlangsung selama empat jam menghanguskan puluhan los dan kios di Pasar Janglot, Kecamatan Tangen, Sragen.

Ada DPC PDIP di Jateng Dukung Ganjar, Ini Komentar Wawali Solo

Wawali Solo Teguh Prakoso yang juga Sekretaris DPC PDIP Solo menanggapi ihwal dukung mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Selain Bhre-Paundra, Sosok Ini Dinilai Layak Pimpin Mangkunegaran Solo

Selain Bhre dan Paundra yang merupakan putra Mangkunagoro IX, ada sosok lain yang dianggap layak memimpin Pura Mangkunegaran Solo.